Hasanuddin Adnan pun mengaku bahwa dalam merekrut karyawan. Hal utama yang menjadi tolak ukur adalah sikapnya yang baik. Menurutnya, percuma jika sopir memiliki kemampuan membawa bus yang handal kalau sikapnya sembarangan.
"Kalau saya gak bisa, orang mau masuk di sini dari PO apa saya tetap tes. Karena yang kita lihat bukan hanya skill tapi juga mental. Beberapa kali pernah terjadi dia punya skill bagus tapi attitude minus ya sorry, tidak bisa," ungkapnya.
(Kurniawati Hasjanah)