Bjorka Retas Data Negara, Mobil Listrik Juga Bisa Kena Hack Lho

Tangguh Yudha, Jurnalis
Minggu 18 September 2022 06:09 WIB
Ilustrasi (Shutterstock)
Share :

KASUS peretasan yang dilakukan oleh hacker Bjorka menghebohkan jagat Tanah Air. Sejak beberapa bulan lalu, Bjorka dengan aktif mengacak-acak sederet data yang dikelola baik oleh perusahaan maupun pemerintahan.

Tapi rupanya peretasan bukan hanya bisa dilancarkan ke sistem teknologi informasi (TI). Baru-baru ini, Josep Pi Rodriguez, konsultan keamanan utama untuk IOActive mengungkap bahwa mobil listrik memungkinkan untuk diretas dengan mudah.

 BACA JUGA: Mobil Listrik Xiaomi Mulai Meluncur 2024, Harganya Mulai Rp400 Jutaan

Melansir dari The Verge, Sabtu (17/9/2022), Rodriguez mengatakan bahwa ini bisa terjadi karena adanya kerentanan di sistem mobil listrik. Salah satu mobil listrik yang bisa diretas menurut Rodriguez adalah Tesla Model Y.

Adanya celah keamanan memungkinkan Tesla Model Y digondol dalam hitungan detik. Rodriguez menjelaskan, apa yang ia sebut sebagai serangan relai NFC memungkinkan dua orang pencuri membuka mobil yang sedang terkunci dengan mudah.

 

Dalam skenario Rodriguez, hacker dapat mencuri Tesla Model Y hanya dengan memposisikan diri di dekat pintu mobil dan juga di dekat pemilik mobil dengan jarak sekitar dua inci dari kartu NFC atau ponsel pemilik dengan kunci virtual Tesla di atasnya.

 BACA JUGA:Buggati Tidak Punya Rencana Produksi Mobil Listrik dan SUV, Ini Alasannya

Hacker pertama kemudian akan menggunakan perangkat Proxmark RDV4.0 untuk memulai komunikasi dengan pembaca NFC di pintu samping pengemudi. Mobil nantinya bakal terpedaya, menganggap hacker sebagai si pemilik mobil, lalu pintu pun terbuka.

"Sangat sulit untuk memperbaiki kerentanan ini tanpa mengubah perangkat keras berupa pembaca NFC dan juga software pada mobil. Serangan hacker pertama dan hacker kedua hanya membutuhkan dua detik," ungkap Rodriguez.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya