Untuk Putri Elizabeth, saat itu ia dikenal sebagai menakik truk No. 230873 di Women Auxiliary Territorial Service. Ia ditempatkan di Mechanical Transport Traning Section di Camberley, Surrey.
Setelah perang berakhir, Putri Elizabeth menyelesaikan kursusnya di Pusat Pelatihan Mekanik No.1 ATS, dan menjadi pengemudi yang sepenuhnya memenuhi syarat dengan sertifikat yang didapatkannya.
Kendati begitu, Ratu Elizabeth II tak menurunkannya kepada anak-anaknya. Keluarga kerajaan lainnya harus mendapatkan izin mengemudi sebelum membawa kendaraannya sendiri.
Ratu Elizabeth II memiliki kemampuan mekanik handal, maka tak heran ia mendapat julukan Princess Auto Mechanic atau Ratu Mekanik Otomotif.
(Kurniawati Hasjanah)