7 Tanda PC atau Laptop Anda Terinfeksi Malware

Angeltika Clara Sinaga, Jurnalis
Selasa 13 September 2022 14:05 WIB
7 tanda PC atau laptop Anda terinfeksi malware (Foto: Shutterstock/Kanoktuch)
Share :

JAKARTA - Malware merupakan software yang dibuat untuk menyerang dan merusak sistem atau perangkat dari spyware dan adware yang tidak diinginkan. Biasanya si pengguna tidak mengetahui hal tersebut.

Adanya malware ini membuat pengguna harus waspada, sehingga perlu adanya software antivirus dalam perangkat PC atau laptop sebagai pelindung. Hal ini bertujuan agar malware sulit untuk masuk ke bagian sistem perangkat Anda.

Namun, jangan berpuas diri dahulu. Mengawasi dengan cermat tanda-tanda terkena malware dan bersikap proaktif tentang perlindungan adalah misi utama untuk memastikan perangkat dan data Anda tetap aman.

Seperti dilansir dari TechRadar, Selasa (13/09/2022), ada beberapa tanda bahwa kemungkinan PC atau laptop Anda terinfeksi malware. Jika tanda-tanda ini Anda alami, bisa segera mendeteksinya dan melakukan proses pembersihan PC atau laptop agar kembali normal.

1. Performa Menjadi Lamban dan Sering Crash

Salah satu tanda ketika malware menjangkiti perangkat Anda adalah menghabiskan ruang di hard drive dan menggunakan RAM untuk berfungsi.

Namun, tidak seperti kebanyakan program yang telah diunduh, pengembang malware tersebut tidak tertarik untuk melancarkan kinerja perangkat atau membuat aplikasi yang ringan.

Malware ini justru bertujuan untuk membuat kinerja perangkat Anda menjadi lambat saat menjalankan program. PC atau laptop Anda terasa berat, bahkan ada beberapa kasus di mana sistem perangkat berhenti berjalan alias crash.

2. Muncul Program atau Ikon Baru yang Tak Dikenal

Jika Anda melihat sesuatu pada perangkat PC atau laptop yang secara tiba-tiba muncul, bisa jadi hal tersebut adalah perbuatan malware.

Terkadang, munculnya ikon tambahan pada perangkat dikarenakan secara tidak sengaja terunduh, saat Anda sedang mencoba memasang sesuatu di bundleware. Saat itulah malware menerobos dan merekam aktivitas program Anda dan menjual data Anda.

Anda harus secara teratur memeriksa program yang terpasang di perangkat. Tekan Ctrl-Alt-Del dan masuk ke Task Manager untuk memeriksa program yang sedang aktif atau bisa juga menggunakan software khusus untuk memindai seluruh perangkat Anda.

3. Muncul Banyak Iklan di Layar

Serangan malware juga bisa dideteksi jika tiba-tiba perangkat PC atau laptop Anda muncul banyak pop-up iklan yang mencurigakan dan sangat mengganggu. Hal ini adalah cara cepat dan mudah bagi pengembang malware untuk menghasilkan pendapatan.

Jika Anda membuka situs web terpercaya yang sering kali dikunjungi tiba-tiba dipenuhi dengan iklan-iklan yang aneh, asing, dan tidak bertarget mungkin sudah saatnya bagi Anda untuk melakukan pemindaian.

4. Pengaturan Browser Anda Berubah

Salah satu yang cukup menjadi perhatian adalah tampilan utama browser Anda. Jika saat Anda membukanya dan menyadari ada yang berbeda dari biasanya, ada baiknya perlu teliti dan waspada.

Ini menjadi tanda-tanda umum bahwa pengembang malware telah masuk dan sedang menyesuaikan diri dengan sistem perangkat agar tujuannya tercapai.

Pengaturan yang mungkin berubah adalah pengaturan cookie, default search engine, dan penambahan new extensions yang ada di browser Anda.

5. Perangkat Lunak Keamanan yang Dinonaktifkan

Jika malware berhasil melewati keamanan Anda, dia mungkin mengambil tindakan terhadap perangkat lunak keamanan apapun yang sudah terunduh dalam PC atau laptop Anda.

Sama seperti ketika mengubah pengaturan browser, malware juga dapat mengubah pengaturan keamanan untuk memudahkan tugasnya.

Ini bisa termasuk membuat pengaturan firewall menjadi lebih mudah, bahkan perangkat lunak keamanan Anda, seperti antivirus dapat dinonaktifkan.

Anda perlu memeriksa perangkat lunak antivirus apakah masih berfungsi seperti yang diinginkan. Jika tidak, pastikan Anda mengambil tindakan untuk menghentikan pengaturan sistem Anda diubah kembali.

6. Tiba-tiba Ruang Penyimpanan Penuh

Tanda lain dari malware adalah ruang penyimpanan yang secara tiba-tiba penuh tanpa Anda melakukan unduhan besar di PC atau laptop.

Hal ini dikarenakan beberapa malware disembunyikan dalam folder aplikasi yang tampaknya tidak berbahaya. Biasanya terjadi saat Anda mengunduh aplikasi gratis dari sumber yang tak sah, atau mengunduh versi bajakan.

Untuk itu, Anda perlu mengetauhi dari mana Anda mendapatkan sumber perangkat, dan pastikan untuk mengunduh dari sistem legal agar tidak terjadi masuknya malware pada folder-folder aplikasi.

7. Penggunaan Internet yang Sulit Terhubung

Apabila sebelumnya Anda tidak memiliki masalah dengan jaringan internet, kemudian saat mencoba lagi untuk terhubung jaringan internet menjadi lambat, maka Anda harus waspada.

Bentuk lain malware, seperti botnet atau spyware juga memerlukan koneksi dari jaringan internet agar dapat mengubah pengaturan jaringan untuk menambahkan proxy dan memblokir akses ke internet. Hal ini dilakukan untuk menghindari upaya pengguna mengunduh antivirus.

Hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan mengunduh perangkat anti-malware seperti Malwarebytes pada komputer lain lalu memindahkannya ke komputer yang terinfeksi melalui USB.

Jadi, itulah beberapa tanda apabila PC atau laptop Anda kemungkinan terkena malware. Semoga membantu dan bermanfaat.

(Ahmad Muhajir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya