Inflasi, Permintaan Mobil Baru Diperkirakan Bakal Merosot

Tangguh Yudha, Jurnalis
Rabu 10 Agustus 2022 10:01 WIB
Ilustrasi mobil (freepik)
Share :

Inflasi di Eropa dan AS telah melonjak dalam beberapa bulan terakhir dengan peringatan bank sentral bahwa puncaknya bisa terjadi beberapa bulan lagi. Apa yang diungkaokan oleh bank sentral kemudian menimbulkan sentimen konsumen dan bisnis anjlok.

Selama lima bulan pertama tahun 2022, pangsa pasar ritel Hyundai Motor Group AS menempati urutan ketiga, naik dari keenam tahun lalu, berdasarkan data registrasi kendaraan baru yang dikumpulkan oleh S&P Global Mobility.

Data dari dealer mobil online dan platform lelang menunjukkan penurunan permintaan sejak Maret tahun ini, kata Philip Nothard, direktur wawasan Eropa di Cox Automotive. "Konsumen saat ini sangat berhati-hati dalam membeli mobil," katanya.

Sebuah survei oleh institut Ifo yang berbasis di Munich yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan backlog pesanan pembuat mobil Jerman menyusut dan ekspektasi harga pada spiral ke bawah karena kekhawatiran tentang kekurangan gas dan berlanjutnya pelemahan dalam ekonomi China.

"Berat membeli mobil dengan anggaran rumah tangga adalah sesuatu yang akan kami hadapi," kata CEO Stellantis Carlos Tavares bulan lalu.

Untuk saat ini, pembuat mobil bermaksud untuk meneruskan kenaikan biayanya sendiri kepada konsumen, tetapi ini tidak bisa bertahan selamanya. "Ada batas kenaikan harga," kata Tavares.

Di AS, Ford sedang mempertimbangkan untuk mengembalikan diskon dan insentif yang dibatalkan tahun lalu di tengah kekhawatiran rantai pasokan.

(Kurniawati Hasjanah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya