SEKITAR 80 juta orang diprediksi akan melakukan perjalanan mudik lebaran tahun ini dan 40 juta di antaranya memilih menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini tentunya berpotensi menimbulkan kemacetan di jalan tol dan juga kepadatan pengunjung di rest area tol.
Untuk itu, Jasa Marga akan membatasi durasi pemudik yang mengunjungi rest area pada musim mudik lebaran 2022.
Direktur Operasional Jasa Marga Fitri Wiyanti mengatakan, pembatasan tersebut agar tidak terjadi kerumunan di rest area pada masa mudik lebaran. Pasalnya, menurut prediksi jumlah pemudik pada tahun ini akan jauh lebih besar jika dibandingkan dengan periode mudik tahun 2019.
"Waktu untuk lama berada di rest area di sini sudah disepakati adalah 30 menit," ujarnya.
Waktu yang singkat tersebut tentunya tidak bisa diprediksi dengan waktu yang diperlukan untuk menghidangkan makanan ketika pemudik hendak makan di rest area. Oleh sebab itu, pihaknya akan mengimbau kepada pemilik warung makan di rest area untuk selalu sedia makanan untuk para pemudik. Sehingga, tidak memakan banyak waktu untuk sekadar menunggu hidangan disajikan.
"Sehingga kami menyiapkan seluruh pelayan makanan dan minuman untuk menyiapkan package atau makanan yang siap untuk dihidangkan kepada para pemudik," tuturnya.