BUSI merupakan komponen krusial bagi mobil. Fungsi komponen satu ini sangat penting, yakni untuk membuat proses pembakaran pada mesin.
Busi akan memercikan bunga api ke ruang bakar, yang mana dengan percikan ini akan terjadi pembakaran yang membuat kendaraan bisa dihidupkan.
Karena fungsinya yang sangat vital, kondisi busi harus dicek secara rutin. Bila performanya sudah berkurang atau bahkan rusak, perlu dilakukan penggantian.
BACA JUGA: Penampakan Mobil Raffi Ahmad, Saksi Bisu Dorce Gamalama Jadi Sopir Sultan Andara
Mengganti busi mobil bisa dilakukan sendiri tanpa harus datang ke bengkel. Berikut langkah-langkahnya seperti dilansir dari WikiHow, Rabu (16/2/2022).
1. Ketahui lokasi busi
Lokasi busi berbeda-beda tiap mesinnya. Untuk mengetahui secara pasti posisi busi mobil, kalian bisa melihat buku petunjuk.
Jika posisi busi sudah diketahui, tandai tiap kabel dan posisinya. Ini patut dilakukan agar tidak terjadi kesalahan dalam pemasangan nantinya.
2. Siapkan alat
Busi akan sangat panas ketika mobil baru saja digunakan. Untuk itu, tunggu busi dingin sembari menyiapkan sejumlah alat penunjang.
Alat yang perlu kalian siapkan antara lain kunci busi, batang extension, soket pembuka busi, dan juga pengukur celah busi.
3. Lepas busi mobil
Apabila busi dirasa sudah dingin sehingga memungkinkan untuk dilakukan pembongkaran, tarik kabel busi dari mesin dengan hati-hati agar kabel tidak putus.
Pelepasan kabel busi jangan dilakukan dengan menggoyang-goyangkan kabel. Tindakan ini beresiko rumah busi menjadi longgar.
BACA JUGA: Intip 7 Koleksi Mobil Prabowo Subianto, Menteri dengan Kekayaan Rp2 Triliun
Apabila kabel busi sudah lepas dan busi sudah terlihat, gunakan kunci busi dengan batang extension untuk melepas busi dari tempatnya.
4. Cek kondisi busi
Mengecek kondisi busi bisa dilakukan dengan mengukur jarak celah busi. Busi yang bagus celahnya harus berjarak antara 0.028-0.06 inci.
Ambil alat pengukur celah busi dan lakukanlah pengukuran. Jika celah busi masih lebar, maka busi masih layak digunakan.
Periksa juga keausan busi. Kalau sudah berubah, maka harus diganti. Kondisi busi biasanya sudah minta diganti pada kilometer 20.000km.
5. Ganti busi dengan yang baru
Ganti busi yang lama dengan yang baru. Jangan lupa untuk menyesuaikan busi dengan mobil kalian. Ada banyak produk busi di pasaran. Gunakanlah busi yang direkomendasikan pabrikan.
6. Pasang busi
Sebelum memasang busi yang baru, bersihkan dulu rumah busi agar pembakaran nantinya bisa berjalan lancar. Masukan busi ke rumahnya lalu kencangkan dengan kunci busi.
Mengencangkan busi dilakukan dengan memutar searah jarum jam. Tapi ingat, tidak boleh terlalu kencang karena bisa merusak ulir dan ini akan membutuhkan biaya mahal.
Jika dirasa sudah cukup kencang, pasang kembali kabel busi dengan posisi yang sama seperti sebelumnya. Setelah itu nyalakan mesin untuk memastikan sudah apakah semua sudah berjalan normal.
(Salman Mardira)