"Kita berharap bahwa transaksi ini akan jauh lebih baik sampai nanti GIIAS ditutup dan bisa menyamakan paling tidak dengan GIIAS sebelumnya, diangka 20 sampai 25 ribu, dan saya optimis bisa tercapai," sambung Menperin.
Menperin menambahkan, pada kesempatannya kali ini presiden sudah berdiskusi dengan para produsen mobil yang ada di Indonesia untuk membahas posisi Indonesia melakukan peralihan ke energi yang lebih bersih.
Sehingga nantinya Indonesia dapat membawa itu tersebut pada tingkat kerja sama internasional G20 yang mana Indonesia juga mengambil perannya sebagai Presiden acara tersebut.
"Tadi sudah ada diskusi antara bapak presiden dengan para produsen dari Jepang untuk membicarakan Bagaimana posisi Indonesia ketika Indonesia sekarang ini sudah menjadi presiden G20 yang mana salah satu isu Sentral yang akan diusung oleh Indonesia adalah bagaimana kita melakukan transfer menjadi green economy," pungkas Menperin.
(Kurniawati Hasjanah)