3. Setelan rem terlalu rapat
Perlu Anda ketahui sebelumnya bahwa sistem kinerja pada rem membutuhkan ruang gerak untuk memaksimalkan pengeremannya. Maka dari itu lakukan penyetelan dengan memberinya sedikit ruang untuk bergerak. Hindari untuk menyetel rem terlalu rapat.
4. Rem sudah kedaluarsa
Semua kompone pada kendaraan tentu memiliki usia umur pakai. Tak terkecuali pada rem. Meskipun diketahui ketebalan masih padat namun karet pada bahan baku rem itu sendiri sudah mengalami penurunan kualitas. Umumnya terjadi seperti karet yang sudah kaku dan mengeras.
Situasi tersebut dapat menimbulkan rem tidak bisa balik keposisi semual. Sebab piston rem hanya bergerak pada satu posisi saja sehingga pergerakannya menjadi terkunci dan tidak fleksibel. Tidak ada cara selain mengganti komponen rem dengan yang baru bila ditemui komponen karetnya sudah mengeras.
(Salman Mardira)