RUPANYA dugaan kebocoran data eHAC menjadi pelajaran penting pemerintah untuk meningkatkan keamanan sistem penyimpanan data penduduk.
Pendiri Drone Emprit Ismail Fahmi pun berharap agar data di aplikasi PeduliLindungi dijaga dengan baik. "Jangan sampai bernasib sama dengan eHAC."
Menurut Ismail Fahmi, ada upaya yang bisa dilakukan pemerintah untuk setidaknya menjamin tidak ada kebocoran sistem di PeduliLindungi.
"Untuk PeduliLindungi, coba bikin bug bounty atau pemburu kebocoran. Jadi, mereka ini bertugas untuk mengecek keamanan, security, dari PeduliLindungi," saran Ismail Fahmi.
Tidak hanya membuat bug bounty, pengamat media sosial itu pun meminta pemerintah agar memberikan penghargaan kepada para bug bounty tersebut, misal sejumlah uang, yang bisa menemukan titik kebocoran.
"Apa yang mereka lakukan itu perlu usaha dan wajar sekali jika memberi mereka penghargaan," katanya.
"Jadi, libatkan masyarakat, libatkan ahli security di Indonesia, untuk mengecek atau menemukan titik kebocoran. Lalu, kasih tahu jika ada kebocoran laporannya ke Kominfo atau siapa, lalu bayar mereka," ungkap Ismail Fahmi.
(Dyah Ratna Meta Novia)