SEJUMLAH paus muda tampak berbondong-bondong mendatangi wilayah Big Apple di Pantai New York, Amerika Serikat. Kedatangan mereka untuk mencari makan, karena di lokasi tersebut diketahui banyak ikan-ikan kecil hidup.
Para ahli dan ilmuwan mengatakan beberapa tahun terakhir terjadi lonjakan yang luar biasa dalam jumlah paus yang diamati di perairan sekitar Big Apple. Di antaranya banyak berjenis paus bungkuk remaja.
Baca juga: Ditemukan Spesies Baru Laba-Laba Bermata Biru Asli Australia
Ada banyak teori tentang mengapa paus tiba-tiba berbondong-bondong datang ke pantai kota. Salah satu alasan yang paling banyak dipercaya adalah bahwa populasi ikan menhaden telah berkembang di sekitar New York dan New Jersey.
Menhaden adalah ikan kecil berkelompok yang disukai paus bungkuk. Lalu para pencinta lingkungan percaya air yang lebih bersih telah meningkatkan jumlah paus di dekat Kota New York.
Gotham Whale, sebuah organisasi penelitian paus yang berbasis di New York, melakukan lebih dari 300 pengamatan dari total 500 paus pada 2019.
Paul Sieswerda, presiden organisasi nirlaba tersebut, mengatakan jumlah itu naik sejak 2011. Setelah itu, penambahan yang stabil terus terjadi.
"Entah bagaimana, semakin banyak paus tampaknya mendapatkan pesan bahwa New York adalah tempat yang baik untuk makan. Peningkatan sebesar itu sungguh fenomenal," kata Sieswerda, sebagaimana dikutip dari Fox News, Sabtu (10/10/2020).
Baca juga: Gerak Refleks Bantu Selamatkan Kucing saat Jatuh dari Ketinggian
Kebangkitan paus di New York dan New Jersey ini menarik minat wisatawan yang ingin melihat dan memotret mamalia laut raksasa tersebut. Tetapi kehadiran di dekat New York juga menimbulkan risiko bagi paus, sebab berada di perairan dengan tingkat lalu lintas pelayaran yang cukup tinggi.
Howard Rosenbaum, direktur Program Raksasa Laut Masyarakat Konservasi Margasatwa, mengatakan munculnya begitu banyak paus di dekat Kota New York membutuhkan pelestarian lingkungan. Perlindungan lingkungan, seperti Undang-Undang Air Bersih dan Undang-Undang Perlindungan Mamalia Laut, kemungkinan membantu membawa paus kembali ke jalur air New York yang ramai, dan lebih banyak perlindungan dapat membantu menjaga mereka tetap aman di sana.
"Itu akan membuat organisasi nonpemerintah dan badan negara bagian dan federal bekerja sama untuk meminimalkan risiko bagi hewan yang menggunakan habitat ini untuk mencari makan," kata Rosenabum.
Itu bisa termasuk menerapkan undang-undang baru untuk melindungi mamalia dari lalu lintas kapal. Undang-undang semacam itu terkadang menyertakan pengurangan kecepatan di area tempat paus melakukan perjalanan dan makan.
Meningkatnya penampakan paus di New York belum tentu menjadi bukti bahwa total populasi paus meningkat. Demikian diungkapkan Danielle Brown, peneliti utama paus bungkuk di Gotham Whale dan mahasiswa doktoral di Universitas Rutgers.
Ia mengatakan, paus New York bukanlah populasi yang berdiri sendiri, melainkan anggota populasi yang sebagian besar hidup lebih jauh ke utara, seperti di Teluk Maine. Lalu tidak jelas apakah paus berada di New York karena populasi yang lebih besar terus bertambah.
Baca juga: Manusia Bisa Jalin Ikatan dengan Kucing Hanya dengan Berkedip
Brown dan ilmuwan lain telah mengamati bahwa kehadiran paus di lepas Pantai New York dapat mengejutkan para pelaut. Hal itu dapat membuat mamalia ini berisiko terkena serangan kapal atau bahaya lainnya.
Air yang semakin bersih dan keragaman ikan yang semakin banyak untuk dimakan dapat memelihara paus di wilayah New York di masa mendatang.
"Ini kemungkinan besar akan terus berlanjut, dan kita harus menemukan cara untuk hidup berdampingan dengan hewan besar ini di perairan kita," pungkas Brown.
Baca juga: Burung Langka Berjenis Kelamin Ganda Ditemukan di Amerika
(Hantoro)