TURIN - Melonjaknya kasus pasien terinfeksi wabah virus korona (COVID-19) di Italia, membuat produsen Fiat Chrysler Automotive (FCA) menerapkan tindakan pencegahan. Perusahaan tersebut kini memberlakukan batasan akses seluruh fasilitas produksinya di benua Eropa.
Pembatasan akses itu ditujukan kepada pengunjung ataupun karyawan yang pernah mendatangi atau berasal dari 13 daerah terinfeksi virus korona di Italia. Selain itu, FCA menyebut akan menolak pengunjung yang pernah berkunjung ke China atau negara Asia lain dalam kurun waktu 15 hari terakhir.
Kebijakan itu diumumkan oleh FCA melalui surat yang ditujukan kepada mitra kerja serta pihak penyuplai komponen produksi pabrikan tersebut. Di sisi lain, FCA menyebut kegiatan produksi di Italia masih berjalan secara normal tanpa pengurangan kapasitas sedikitpun.
FCA sebelumnya merasakan dampak lanjutan akibat wabah korona dengan penutupan salah satu pabriknya di Serbia. Fasilitas produksi yang merakit mobil Fiat 500L tersebut mengalami keterbatasan suplai suku cadang, setelah penyuplai asal China harus menghentikan produksinya karena wabah korona.
Lonjakan kasus penularan virus korona belakangan terjadi di Italia, dengan catatan kasus positif hingga 200 orang. Perusahaan otomotif asal Italia lain yang akhirnya melakukan langkah antisipatif adalah unit usaha perancang mobil Italdesign yang berada di bawah Volkswagen Group.
(Amril Amarullah (Okezone))