JAKARTA - Teknologi otomasi berkembang memberikan dampak terhadap bidang tenaga kerja maupun industri. Menurut Analisa McKinsey Global Institute, otomasi berpotensi meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) di Indonesia.
Teknologi otomasi bisa meningkatkan penghasilan tenaga kerja serta memberikan peluang bisnis bagi pelaku usaha. Teknologi ini juga membantu mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja bagi 25 juta angkatan kerja baru di Indonesia pada 2030.
Dengan penerapan teknologi, 16 persen dari total jam kerja di Indonesia akan dapat diotomasikan.