“Proses pengembangannya kurang lebih berjalan 8 bulan dari Januari-Agustus 2019, mulai dari tahap perancangan sampai prototipe jadi,” ujarnya.
Rizal mengungkapkan hampir tidak ada kendala yang ditemui dalam proses pembuatan meskipun harus mencoba desain berulang kali terutama pada penempatan komponen atau pembuatan rangkaian komponen.
Tangan bionik ini merupakan hasil pengembangan keempat. Sebelum tahap perancangan, para pembuatnya tentu harus pahal anatomi manusia. Meski begitu, Rizal sebagai mahasiswa teknik mesin menyukai bidang ini.
Pengembangan tangan bionik masih dilakukan agar diperoleh hasil yang lebih stabil dalam pengoperasiannya. Material untuk bodi yang digunakan juga akan dibarui karena masih menimbulkan slip atau licin saat memegang benda.
(Gabriel Abdi Susanto)