Nilai investasi Tesla untuk pembangunan fasilitas ini diperkirakan mencapai USD4,41 miliar atau sekitar Rp61,8 triliun. Walaupun sampai saat ini, Tesla belum memberikan keterangan resmi terkait rencana pembangunan pabrik dengan kode Gigafactory (GF) 4 tersebut.
Gelontoran dana tersebut hampir dua kali lipat dari nilai investasi yang ditanam Tesla untuk membangun fasilitas GF 3 di Shanghai. Saat ini dari fasilitas pabrik di Tiongkok, Tesla menggunakan kemampuan produksi untuk merakit 50.000 unit produk Model 3 sampai akhir 2019.
Model Y sendiri merupakan proyek terbaru dari Tesla yang mampu mengangkut sebanyak tujuh penumpang. Varian itu juga dilengkapi dengan baterai yang membuatnya mampu mencapai jarak jelajah sampai 480 km.
(Mufrod)