JAKARTA- WhatsApp beberapa kali mengalami peretasan pada aplikasinya. WhatsApp pun mengakui ada pihak luar yang telah mengirimkan spyware yang telah menyerang aplikasinya.
WhatsApp bahkan menuding perusahaan teknologi asal Israel, NSO Group yang melakukan hal tersebut. Masih belum diketahui kelanjutan gugatan WhatsApp tersebut.
Ada sekira 1.400 akun yang terkena serangan, beberapa diantaranya pengguna di India. Portal berita asal India, India Today pun mengungkapkan dokumen gugatan tersebut. Dalam gugatan, WhatsApp mengungkapkan bahwa spyware diinstal menggunakan nomor telepon target. Spyware dapat mengaktifkan kamera dan mikrofon target untuk mengumpulkan data.
"Nomor telepon seseorang adalah satu-satunya persyaratan untuk menginstalnya. Cara yang paling umum adalah melalui SMS atau SMS kilat," kata dokumen, seperti dilansir dari India Today, Senin (4/11/2019).
Baca Juga: Tak Hanya WhatsApp, Spyware Ini Juga Serang Telegram dan Skype