Kecakapan sang bocah dalam menghentikan kendaraan pada area parkir setempat hingga menghidupkan sinyal pertolongan rupanya memiliki alasan. Bocah tersebut sudah memiliki pengalaman membawa kendaraan latihan pada sebuah jalan sepi di lingkungan perumahan.
Diketahui pula, sang putra memiliki kegemaran untuk bermain wahana bumper car serta berkemampuan secara aktif untuk mengemudikan Go-cart. Hal tersebut menjadi dasar pendapat sang ibu bahwa anaknya memiliki kemampuan menahan diri dari kecelakaan. Polisi pun mengonfirmasi tidak ada korban luka dalam peristiwa kali ini.
Hukum lalu lintas Jerman menyaratkan seorang pengemudi berusia setidaknya 18 tahun, untuk memperoleh izin berkendara secara resmi. Melihat kejadian tersebut, polisi belum memutuskan apakah akan melakukan tuntutan terhadap ibu atau sang bocah dalam waktu dekat.
(Mufrod)