MEDAN - Gelaran program Astra Honda Safety Riding Instructor Competion (AH-SRIC) menjadi ajang adu gengsi positif diantara main diler Honda seluruh Indonesia. Menjadi yang terbaik dan meraih gelar juara menjadi kebanggaan diantara pertarungan antara main dealer yang telah mengirimkan para peserta AH-SRIC 2019, yang berlangsung di Medan.
Sebanyak 166 peserta yang siap berlaga di kompetisi tingkat nasional yaitu 18 instruktur kelas big bike, 54 instruktur kelas sport, 11 instruktur wanita kelas skutik, 20 tim instruktur Grup Main Dealer dan 6 tim instruktur Safety Riding Center. Dealer-dealer Honda pun turut aktif dalam kampanye safety riding dengan menurunkan 28 advisor dealer. Selain itu, 38 advisor komunitas kelas sport dan 24 komunitas kelas skutik juga turut serta di ajang bergengsi tahunan ini.
Seluruh peserta yang bersaing di ajang AH-SRIC, selain Low Speed balance Skill, para peserta juga di uji keterampilannya dalam berkendara melalui sesi praktik yang mencakup teknik pengereman, pengendalian kestabilan, pengoperasian sepeda motor dan posisi berkendara melalui uji Braking, slalom course dan Low Speed Balance Skill. Tidak hanya sesi praktik seluruh peserta juga mengikuti uji teori meliputi pengetahuan keselamatan berkendara serta kemampuan melakukan edukasi kepada masyarakat dengan beragam alat peraga.
Uniknya diantara para peserta laki-laki, terdapat beberapa peserta wanita yang turut bersaing dengan peserta keseluruhan. Meski tahun ini AH-SRIC menghadirkan metode baru yakni low speed balance skill, hal tersebut menjadi terapan baru yang harus dikuasai para peserta.
Menurut salah satu peserta wanita Laelita Budiarti dari PT Wahana Makmur Sejati mengungkap dalam setiap program AH-SRIC seluruh peserta akan menerapkannya di jalan raya. Kemampuan ini menurutnya menjadi modal bagi pengendara yang tak hanya harus bisa mengendarai sepeda motor saja namun tekniknya pun harus benar.