"Nissan harus membuat konsesi untuk reformasi tata pemerintahan kita, Apakah dua atau tiga kursi, kita masih tidak tahu berapa banyak komite yang akan kita berikan kepada Renault, tetapi kita sedang dalam pembicaraan dengan Renault untuk memberikan beberapa kursi kepada seseorang yang direkomendasikan oleh Renault." ujar sumber Nissan seperti dikutip dari Carscoops, Senin (17/6/2019).
Awal pekan ini, bos Renault Jean-Dominique Senard mengatakan bahwa ia yakin bahwa perusahaannya dan Nissan akan mencapai kesepakatan tentang komposisi komite dewan utama pembuat mobil Jepang. Dia juga mengatakan bahwa dia akan mendukung reformasi tata kelola Nissan jika mereka mengizinkan Renault untuk memiliki dua wakil di dewan.
Awalnya, Nissan hanya menawarkan untuk membiarkan Senard duduk di komite, dengan Renault menuntut CEO Thierry Bollore juga akan diberi peran.
Sementara itu, dilaporkan juga bahwa Nissan merekomendasikan penasihat JXTG (distributor bahan bakar terkemuka) Yasushi Kimura untuk menjadi ketua dewan direksi.
(Mufrod)