JAKARTA - WhatsApp berhadapan dengan isu keamanan terkait hacker yang bisa menyuntikan software pengawasan di ponsel. Kabarnya, penyebaran software itu melalui fungsi panggilan.
Dilansir Metro.co.uk, aplikasi ini menemukan kerentanan yang memungkinkan penyerang untuk memasang kode berbahaya di iPhone dan ponsel Android dengan menelefon perangkat.
Kode dapat ditransmisikan bahkan jika pengguna tidak menjawab telepon mereka dan log panggilan sering hilang, Financial Times melaporkan.
Perusahaan, yang dimiliki oleh Facebook, mengatakan serangan itu memiliki kemiripan dengan spyware yang dikembangkan untuk badan intelijen.