Olga Ladyzhenskaya tercatat sebagai siswa yang cerdas. Namun, dia ditolak masuk Universitas Leningrad, Rusia, karena ayahnya dituding sebagai musuh negara. Dia akhirnya menjajal peruntungan menjadi guru matematika untuk siswa sekolah menengah.
Setelah bertahun-tahun melakoni pekerjaan itu, Olga Ladyzhenskaya akhirnya mendapat kesempatan kuliah di Universitas Negeri Moskow. Dia belajar langsung dari matematikawan kenamaan, Ivan Petrovsky. Dia meraih gelar PhD dari kampus tersebut sehingga terpilih sebagai Kepala Laboratorium Matematika di Institut Matematika Steklov, Rusia.
Sepanjang hidupnya, Olga Ladyzhenskaya telah menulis lebih dari 250 makalah. Karyanya yang paling fenomenal adalah persamaan diferensial yang menunjukkan bagaimana sejumlah variabel berhubungan dalam ruang dan waktu. Persamaan diferensial juga memungkinkan untuk memprediksi pergerakan awan badai. Kontribusi yang luar biasa di dunia matematika membuatnya meraih medali emas Lomonosov dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia pada 2002.
(Ahmad Luthfi)