Baca Juga: Kominfo Blokir Akun Instagram Palsu Atas Nama TNI
Melihat perkembangan Windows XP, Charles O'Rear kecewa. Jika tahu Windows SP bakal populer, maka dia bakal bernegosiasi terlebih dulu tentang harga fotonya. Sebab, kala itu Microsoft membeli fotonya dengan sekali bayar, bukan dengan sistem royalti.
"Andai saya tahu foto itu akan populer dan tahu jumlah komputer yang menggunakannya, saya pasti bakal bernegosiasi sebelum menyepakati harga. Kesepakatannya bukan berdasarkan royalti. Mereka hanya memberikan bayaran dan mengatakan bakal memasang fotonya di komputer," sambung Charles O'Rear.
Sepanjang karier sebagai fotografer, karya Charles O'Rear telah dimuat diberbagai media massa ternama Amerika Serikat, seperti Los Angeles Times dan National Geographic. Pria yang bergelut di dunia foto selama 36 tahun itu juga sering terlibat dalam proyek dokumentasi besar.
(Ahmad Luthfi)