Pihak Google saat ini bahkan dilaporkan tengah menyelidiki masalah ini untuk memutuskan mengaktifkan penggunaan sensor ini dalam aplikasi yang memerlukan keamanan lebih, contohnya perbankan, pembayaran, dan lain-lain.
Jika Google menemukan sensor-sensor ini tidak aman, ini dapat memblokir TrustZone yang secara efektif mencegah penggunaan sistem otentikasi ini dan memaksa pengguna untuk menggunakan metode PIN lama.
Jika hipotesis ini terbukti benar, maka tampaknya smartphone dengan pembaca sidik jari optik yang terintegrasi dalam layar akan ditinggalkan. Pasalnya produsen harus kembali pada jenis teknologi lain seperti pemindai 3D untuk wajah dan ini tentu akan memperlambat penyebaran fitur futuristik.
Another CES Story: I've heard Google is currently investigating whether current optical fingerprint sensor designs are secure enough to be used for TrustZone auth (mobile payments, banking apps, etc).
There is real concern optical FPRs may be too easy to spoof.— David Ruddock (@RDRv3) January 14, 2019