Sepeda motor Gesits sendiri seperti diungkap Menristekdikti, akan mulai diproduksi pada Januari 2019. Kapasitas produksi yang dilakukan oleh Wikon selaku BUMN yang memproduksi Gesits memiliki kapasitas mencapai 50 ribu unit.
Gesits nantinya akan menggunakan teknologi pengisian baterai secara swap, dimana pemilik motor Gesits cukup menukarkan baterai yang telah habis ke seluruh jaringan SPBU milik Pertamina diseluruh Indonesia.
Untuk pengisian baterai secara manual juga bisa dilakukan. Dalam keadaan kosong baterai motor Gesits hanya membutuhkan waktu pengisian maksimum 4 jam saja.
Soal harga, motor listrik Gesits kabarnya akan dibanderol dengan harga kompetitif, dan setara dengan motor matik bermesin konvensional yang ada saat ini.
(Mufrod)