Google Bebankan Rp600 Ribu untuk Produsen Ponsel

Pernita Hestin Untari, Jurnalis
Minggu 21 Oktober 2018 16:30 WIB
Google (Foto: BBC)
Share :

JAKARTA - Kabar terbaru datang dari Google , kali ini raksasa internet asal Amerika tersebut tampaknya akan membebankan biaya bagi produsen ponsel Android. Khususnya produsen Android di Eropa, untuk memasukan Google Play Store dan aplikasi seluler lain di perangkat mereka.

Dilansir dari laman The Verge, Minggu (21/10/2018) menurut dokumen yang beredar, produsen ponsel Android harus membayar hingga sekira USD40 atau sekira Rp600 ribuan per perangkat untuk menginstal aplikasi berbasis Google.

Hal tersebut kabarnya akan berlaku untuk perangkat yang diaktifkan pada atau setelah 1 Februari 2019. Tetapi produsen ponsel mungkin tidak benar-benar harus menanggung biaya itu. Google juga menawarkan perjanjian terpisah untuk mencakup sebagian atau semua biaya lisensi untuk perusahaan yang memilih untuk memasang Chrome dan pencarian Google di perangkat mereka juga.

Baca Juga: Apple Bakal Luncurkan Ponsel Lipat pada 2020?

Persyaratan lisensi Google berubah di Eropa akhir bulan ini karena keputusan Komisi Eropa yang melarang perusahaan mengharuskan produsen ponsel untuk memaketkan Chrome dan menelusuri dengan rangkaian aplikasi lainnya.

Dalam pernyataan publik, Google belum mengungkapkan bagaimana persisnya biaya lisensi baru akan terstruktur. Tetapi dokumen mengungkapkan kesepakatan dengan produsen UE akan dinilai berdasarkan negara dan kerapatan piksel.

Negara-negara UE dibagi menjadi tiga tingkatan, dengan biaya tertinggi datang di Inggris, Swedia, Jerman, Norwegia, dan Belanda. Di negara-negara tersebut, perangkat dengan kepadatan piksel lebih tinggi dari 500 ppi harus membayar biaya USD40 untuk melisensikan rangkaian aplikasi Google, sesuai dengan dokumen harga.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya