Dua Pemimpin Komunitas Bakal Kunjungi Kantor Pusat Facebook di Menlo Park

Ahmad Luthfi, Jurnalis
Selasa 25 September 2018 15:11 WIB
(Foto: CompanyHeadquarters.org)
Share :

JAKARTA - Facebook hari ini mengumumkan pemenang dari program Facebook Community Leadership. Facebook telah menerima lebih dari 6.000 pendaftaran, dan 115 orang telah terpilih sebagai community leaders in residence, fellow atau youth participants.

Di Indonesia, Maureen Hitipeuw (Single Moms Indonesia) dan Septi Peni Wulandani (Institut Ibu Profesional) mendapatkan penghargaan kategori Fellowship dari Facebook.

Selain pendanaan, komunitas yang masuk dalam program Facebook Community Leadership juga akan mendapatkan pelatihan, bimbingan, dan pengarahan dari Facebook.

Tahun depan, mereka juga berkesempatan mengunjungi kantor pusat Facebook di Menlo Park untuk bekerjasama dengan tim Facebook yang akan membantu mereka mengembangkan inisiatif komunitas mereka masing-masing.

 

“Kami merasa terhormat karena setiap hari banyak orang dari penjuru Indonesia menggunakan platform kami untuk saling mendukung satu sama lain dan membangun komunitas. Para pemimpin komunitas kami bekerja tanpa mengenal lelah untuk mewujudkan hal tersebut, baik itu dengan menyelenggarakan kelompok dukungan bagi para ibu, atau menjadi inisiator gerakan amal. Maureen Hitipeuw dan Septi Peni Wulandani adalah dua contoh pemimpin komunitas tersebut, dan kami sangat bangga mereka dapat mewakili Indonesia dalam program Facebook Community Leadership," kata Sri Widowati, Facebook Country Director - Indonesia.

Lebih dari 1 miliar orang menggunakan Facebook Grup setiap bulannya. Facebook Grup telah membantu banyak orang dalam upaya mereka membangun komunitas yang aman dan saling mendukung satu sama lain, serta mengembangkan lebih jauh komunitas yang sudah ada.

Para pemimpin komunitas memegang peranan penting karena berkat semangat dan dedikasi merekalah komunitas yang mereka buat menjadi kuat. Program Facebook Community Leadership dirancang untuk memberdayakan para pemimpin komunitas di seluruh dunia.

 

Baca juga: Dua Pendiri Instagram Mundur dari Facebook, Ada Apa?

Single Moms Indonesia (Maureen Hitipeuw)

Komunitas ini lahir sebagai jawaban atas kebutuhan akan tempat yang aman, serta memberikan dukungan kepada ibu tunggal di seluruh Indonesia. Menjadi ibu tunggal di negara yang menganut paham patriarki seperti Indonesia merupakan tantangan yang besar.

Dalam komunitas ini, mereka bukan hanya bertujuan untuk memberikan tempat berlindung yang aman bagi para single moms (baik itu karena perceraian, kematian, atau karena pilihan), tetapi juga untuk menginspirasi para anggota kami dalam menjalani hidup mereka dengan maksimal dan menjadi versi terbaik dari diri mereka, terlepas keadaan apa pun yang sedang mereka hadapi.

Selain memberikan dukungan emosional dan mental, anggota komunitas juga berusaha mendapatkan lebih banyak bantuan dari para ahli untuk memperkaya pengetahuan mereka, misalnya melalui diskusi, pelatihan dan pendidikan.

Baca juga: Chip Kirin 980 Lebih Canggih Ketimbang A12 Bionic Buatan Apple?

Institut Ibu Profesional (Septi Peni Wulandani)

Berawal dari sebuah kepedulian bahwa perempuan itu adalah tiang negara, pendidik generasi bangsa, tetapi tidak pernah disiapkan pendidikannya dengan baik. Tidak ada sekolah untuk para calon ibu, sehingga peran ibu dijalankan dengan ala kadarnya (taken for granted).

Untuk itulah muncul inisiatif membuat komunitas Ibu Profesional, yaitu forum belajar untuk para ibu dan calon ibu yang ingin meningkatkan kualitas dirinya sebagai perempuan, sebagai ibu dan sebagai istri.

Tahun 2011 dimulai dengan kegiatan offline dari 1 ibu, berkembang menjadi 100 ibu di akhir tahun 2011. Memasuki tahun 2012 kami mulai membuat website www.ibuprofesional.com dan Facebook Page Institut Ibu Profesional.

Ibu-ibu mulai memposting pembelajarannya di Facebook Page dan website. Tercatat pada akhir 2012, ada 3.000 ibu yang tergabung di komunitas. Tahun berikutnya, dimulai menggunakan perkuliahan secara terstruktur via WhatsApp Grup. Sampai hari ini tercatat 18.435 ibu yang menjadi peserta perkuliahan dan 37.000 di Facebook Page.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya