Ngeri! Kecelakaan Terburuk yang Pernah Terjadi dalam Misi Luar Angkasa

Afriani Susanti , Jurnalis
Kamis 27 Juli 2017 17:56 WIB
Ilustrasi : (Foto: Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA – Sekalipun manusia sudah melakukan persiapan sedemikian rupa, namun tetap saja tidak ada yang bisa menebak kapan terjadinya musibah. Salah satu buktinya mungkin dari berbagai kecelakaan terburuk dalam proyek luar angkasa berikut ini. Semakin hari semakin banyak ilmuan yang tertarik untuk melakukan berbagai misi ke luar angkasa. Namun ternyata di balik semua persiapan yang telah dilakukan terdapat sejumlah kekurangan hingga menyebabkan kecelakaan tersebut bisa terjadi.

Dinukil dari berbagai laman oleh Okezone, berikut ini deretan kecelakaan paling buruk di dunia dalam proyek luar angkasa. Apa saja?

Columbia

Pesawat Columbia menemui ajal saat menjalankan misinya ke luar angkasa yang ke 28. Naasnya, justru dalam perjalanan tersebut pesawat tersebut mengalami kecelakaan hingga hancur dan membawa pesawat tersebut kembali ke Bumi. Dalam kecelakaan tersebut, terhitung tujuh orang astronot meninggal. Dalam sebuah investigasi ditunjukkan bahwa penyebab kecelakaan tersebut karena gabus insulator jatuh dari tangki bahan bakar, 81 detik saat Columbia berangkat. Karena gabus tersebut mengenai komposit karbon, menyebabkan panel sayap rapuh. Akibatnya pun fatal, pesawat Columbia hancur berkeping-keping dan jatuh di wilayah Amerika Serikat.

Pesawat Challenger

Pada 28 Januari 1986 terjadi sebuah kecelakaan yang dialami oleh pesawat Challenger. Pesawat ini akhirnya hancur pada detik ke-73 setelah melakukan peluncuran. Pesawat ini hancur di atas Samudra Atlantik, di lepas pantai Florida. Bahkan akibat kecelakaan ini menimbulkan kerugian yang besar yaitu USD5,5 miliar.

Apollo

Kecelakaan ini merupakan kecekalaan pesawat dalam misi luar angkasa yang tentu saja tidak bisa kita lupakan. Kecelakaan ini sendiri terjadi telah menyebabkan Gus Grissom, Ed White hingga Roger Chafee meninggal ditempat dalam peluncuran Apollo 1. Penyebab terjadinya kecelakaan ini karena adanya loncatan bunga api dan menyempar oksigen murni yang menjadi pendorong pada roket ini. Kecelakaan ini sendiri menjadi sebuah pelajaran berharga. Karena itulah, setiap Januari dalam satu hari didedikasikan kepada para pahlawan luar angkasa yang meninggal demi melakukan eksplorasi serta penemuan. (afr)

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya