Dokumen tersebut juga menyatakan bahwa perangkat lunak pengintai biasanya dapat dipasang dari jarak jauh, dan memiliki alat untuk menemukan kata sandi administrator suatu perangkat jika disimpan secara internal untuk membantu proses tersebut.
Instalasi kerangka Cherry Blossom juga bisa dibantu oleh alat yang disebut Claymore, yang dirancang khusus untuk mencari dan menemukan router wifi yang bisa diretas. Claymore bisa dijalankan dari laptop standar dan dikirim menggunakan antena tambahan untuk Pwnage jarak jauh.
WikiLeaks mengklaim bahwa proyek Cherry Blossom dikembangkan dengan lembaga nonprofit AS, Stanford Research Institute (SRI). Namun, bukti yang melibatkan pihak SRI saat ini masih belum cukup kuat. Sementara SRI sendiri saat ini belum berkomentar.
(Kemas Irawan Nurrachman)