Yuk, Intip Rutinitas Para Astronot di Luar Angkasa

Tachta Citra Elfira, Jurnalis
Kamis 27 April 2017 14:58 WIB
Foto : NASA
Share :

JAKARTA – Menjadi astronot merupakan sebuah profesi yang menantang. Hidup di luar angkasa bukan hal yang mudah. Tentu ini menjadi banyak pertanyaan, apa saja yang mereka lakukan di luar angkasa.

Proyek stasiun luar angkasa internasional (ISS) sudah ada sejak 1988, ISS merupakan proyek gabungan dari 16 negara yang bertujuan melakukan berbagai penelitian mengenai kehidupan di alam semesta.

Para astronot yang dikirim ke ISS ternyata memiliki rutinitas yang mirip dengan para pekerja di Bumi. Seperti mandi, makan, dan melakukan penelitian. Jam kerja astronot sekira pukul 6 pagi sampai 21.30 malam. Mereka juga memiliki waktu latihan fisik untuk menjaga otot dan kebugaran selama 2,5 jam.

Tetapi, apa yang mereka lakukan tidak seperti yang ada di Bumi, para astronot memiliki prosedur tersendiri untuk melakukan kegiatan di sana. Karena, tidak adanya gaya gravitasi akan membuat semua benda melayang dengan sendirinya.

Setiap pagi para astronot membuat sarapan, jam makan pun dibagi menjadi tiga, pagi, siang dan malam. Setelah sarapan para astronot harus membuang sampah makanan ke dalam plastik khusus, hal ini bertujuan agar sampah tak berterbangan.

Setelah membersihkan diri, astronot melakukan penelitian yang memang menjadi tujuannya ke luar angkasa, penelitian ini tentu memberi manfaat bagi kehidupan di Bumi. Misalnya, kristal protein yang ditanam di ruang angkasa dapat memberi peneliti wawasan tentang pengobatan yang lebih kuat dan aman di Bumi.

Eksperimen tanaman juga dapat membantu peneliti memahami implikasi memberi makanan pada astronot untuk misi jangka panjang di luar orbit Bumi.

Penelitian tersebut juga mengenai daya tahan tubuh manusia untuk tinggal di luar angkasa, memonitor orbit benda-benda luar angkasa, hingga melakukan perbaikan dari beberapa benda yang dibuat manusia untuk beredar di luar angkasa.

Selain itu, ketika memiliki waktu senggang, biasanya mereka akan mencari hiburan, seperti nonton film di laptop yang mereka bawa, atau membaca buku dan mendengarkan musik. Namun, saat ini mereka sudah bisa menghubungi keluarga di Bumi, dengan cara mengirim email dan menelefon melalui jaringan komputer yang berada di ISS.

Tak luput, mereka juga membawa perlengkapan pertolongan pertama dan beberapa peralatan medis khusus ke ruang angkasa. Para astronot juga dilatih untuk menangani masalah medis yang paling kecil dan medis utama. Jika keadaannya memang darurat, para astronot dapat melakukan perjalanan kembali ke Bumi.

Belum lama diberitakan, seorang astronot wanita Peggy Whitson asal Amerika Serikat (AS) telah berhasil menjadi perempuan terlama yang tinggal di luar angkasa. Ia telah menghabiskan waktu selama 535 hari di ISS. Demikian dikutip dari Nasa.gov, Kamis (27/4/2017).

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya