Pemutar Musik iPod dari Masa ke Masa

Moch Prima Fauzi, Jurnalis
Senin 24 Oktober 2016 16:35 WIB
iPod. (Foto: IB Times)
Share :

WASHINGTON - Pemutar musik milik Apple, iPod, baru saja berulang tahun. iPod diperkenalkan oleh Steve Job, pendiri Apple, pada 23 Oktober 2001. Sejak saat itu, pemutar musik ini mulai mengalami peningkatan fitur.

Adapun beberapa versi dari iPod yang ada ialah Classic, Shuffle, Nano, dan iPod Touch. Untuk mengenal lebih jauh, berikut rangkuman perjalanan pemutar musik iPod dari masa ke masa sebagaimana dilansir IB Times, Senin (24/1/2016).

iPod, yang pada 2001 memiliki kapasitas 5 GB, mulai dipasarkan pada November dengan harga USD399 pada saat itu. "Ketika Anda memiliki perpustakaan CD yang dibawa ke manapun untuk mendengarkan musik, Anda dapat memasukkan perpustakaan musik ke dalam saku," ungkap Jobs saat peluncuran.

Pada 2002, iPod hadir dengan kapasitas yang lebih besar. Ia memiliki ruang 10 GB dengan banderol harga USD499. Selain itu penggunanya juga menambahkan teks dengan maksimum 27 karakter. Tak lama setelahnya, Apple meningkatkan kapasitas menjadi 20 GB.

Setelah dua tahun berselang, pada 2004 Apple kemudian meluncurkan kembali iPod dengan kapasitas lebih rendah yakni 4 GB. Karena daya tampungnya yang lebih sedikit, Apple menamainya iPod Mini. Ia hadir dengan beragam warna seperti emas, biru, merah muda, dan hijau.

Setahun kemudian, Apple membuat versi berbeda dari iPod sebelumnya. Kini iPod memiliki bentuk selayaknya sebuah USB Flashdisk. iPod memiliki dua varian kapasitas yakni 512 MB dan 1 GB. Di tahun yang sama Apple pun memperkenalkan iPod Nano 2 dan 4 GB.

Di 2006, Apple meregenerasi kembali iPod Shuffle dan iPod Nano. Sebagai bagian dari kampanye AIDS Apple mengeluarkan iPod Nano dengan varian berwarna merah.

Baru lah pada masa 2007 hingga 2010, iPod mulai mengiringi iPhone sebagai produk andalan di pasaran. Desain iPod pun, mulai berubah pada 2010 dengan menyerupai iPhone.

iPod Touch menjadi jelmaan lain iPhone berupa pemutar musik yang dilengkapi layar sentuh, kamera, dan juga pengoperasian layaknya sebuah smartphone.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya