Skandal Emisi VW Menjalar ke Asia dan Eropa

Anton Suhartono, Jurnalis
Selasa 22 September 2015 16:07 WIB
Uni Eropa diminta turun tangan melakukan investigasi dugaan pelanggaran emisi VW (Foto: Reuters)
Share :

PARIS - Skandal kasus dugaan pelanggaran kecurangan emisi gas buang pada mobil bermesin diesel Volkswagen (VW) ramai diperbicangkan dunia. Setelah pemicunya muncul di Amerika Serikat, kini menjalar ke Asia dan Eropa.
 
Menteri Keuangan Prancis Michel Sapin mendesak Uni Eropa untuk melakukan penyelidikan terhadap produsen mobil Jerman itu.
 
"Permasalahan ini harus diselesaikan di level Uni Eropa. Kita berada di Eropa dan yang berlaku adalah peraturan Eropa. Inilah yang harus dihormati," tegas Sapin dalam wawancara dengan radio Europe 1, sebagaimana dikutip kembali oleh Reuters, Selasa (22/9/2015).
 
Bahkan, ia juga meminta penyelidikan dilakukan terhadap produsen mobil asal Prancis agar permasalahan ini benar-benar selesai.
 
"Sementara penyelidikan dilakukan terhadap VW, saya kira untuk lebih meyakinkan masyarakat, penyelidikan juga harus dilakukan terhadap produsen mobil Prancis. ,Tapi saya tidak punya alasan bahwa produsen Prancis melakukan seperti apa yang dilakukan VW," ungkap dia.
 
Sebagaimana diketahui, Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) menyatakan bahwa VW memasang perangkat lunak para produknya yang dapat mengubah kadar racun dalam emisi gas buang saat dilakukan pemeriksaan. Jika hasil penyelidikan membuktikan VW melakukan pelanggaran, maka produsen mobil terbesar di dunia dalam penjualan itu akan dikenakan denda USD18 miliar atau sekira Rp261,9 triliun.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya