Kiat Sukses Bangun Startup ala CEO Educa Studio

Ahmad Luthfi, Jurnalis
Selasa 28 Oktober 2014 12:01 WIB
Kiat Sukses Bangun Startup ala CEO Educa Studio (Foto: Educastudio)
Share :

JAKARTA - Startup boleh jadi menjadi tren seiring dengan penetrasi penggunaan mobile yang terus meningkat. Tidak hanya hardware, tetapi software juga harus memiliki ragam aplikasi menarik yang dibutuhkan banyak orang.

Software atau aplikasi dalam hal ini rupanya tidak hanya yang berasal dari luar, tetapi karya-karya buatan developer dalam negeri juga patut diacungi jempol. Salah satu contoh sukses Startup ialah Educa Studio, yang didirikan oleh Andi Taru, yang kini sebagai CEO (chief executive officer).

Okezone berkesempatan mewawancari Andi yang menjadi salah satu pembicara dalam event "Finding Top 50 Local Apps" di Yogyakarta pada 24 Oktober 2014, yang diselenggarakan Baidu dengan bekerjasama dengan Tech in Asia.

Berikut petikan wawancaranya:

Bisa dijelaskan apa itu Educa Studio? Berdiri sejak kapan?

Educa Studio adalah perusahaan pengembangan konten edukasi berbasis mobile. Saat ini memiliki 3 brand produk yaitu MARBEL (Mari Belajar Sambil Bermain – tipe: Game Edukasi), RIRI (Cerita Anak Interaktif – tipe: Buku Cerita Anak), KABI (Kisah Teladan Nabi – tipe: kisah muslim).

Rintisan dimulai pada tahun 2011, tetapi kalau secara legal dan professional baru pada bulan Juni 2012. Jadi sebenarnya Educa Studio ini terhitung masih baru. Untuk MARBEL sendiri sudah dari tahun 2008, saya kembangkan ketika masih di bangku kuliah.

Tujuan atau latar belakang dibentuknya Educa Studio?

Visi: Mengembangkan produk edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat dengan memanfaatkan teknologi sebagai media utama.

Misi: menampung talenta-telenta berbakat di bidangnya, untuk bersama-sama mewujudkan visi perusahaan.

Siapa penanam modal? Berapa modal awal membangun startup?

Saat ini masih independen. Modal awal adalah 1 PC + 1 Laptop.

Aplikasi apa saja yang sudah dirilis dan teknologi apa yang dipakai untuk develop aplikasi?

95 apps brand MARBEL, 20 apps brand RIRI, 5 apps brand KABI. Teknologi yang dipakai adalah bahasa pemrograman C++ dan Cocos2dx Game Engine.

Latarbelakang pendidikan di Tim Educa Studio apakah dari bidang IT?

Kebetulan bidang kami 7 orang berbeda-beda. Saya dari IT, kemudian ada yang dari DKV, ada yang dari elektronika, ada yang dari musik dan ada yang dari bahasa.

Target yang ingin dicapai Educa Studio tahun ini dan tahun berikutnya?

Tahun ini target kami adalah pembenahan kualitas produk, manajemen internal dan memperbanyak parnership. Untuk tahun depan, target kami adalah memasuki pasar Global.

Tantangan yang dihadapi Startup saat ini, apa yang sesungguhnya paling dibutuhkan oleh Startup lokal di Indonesia?

Tantangan terberat adalah persaingan global yang semakin terbuka dan tidak ada batasan. Perlu regulasi khusus sehingga "Konten Lokal dapat Menjadi Raja di Negeri Sendiri". Saat ini, peran pemerintah menjadi sangat vital. Bagaimana membuat regulasi yang dapat menguntungkan startup lokal daripada developer-developer global yang masuk ke pasar Indonesia.

 

Kiat sukses membangun startup?

- Buat konsep bisnis yang jelas dan terukur

- Cari tim yang memiliki visi misi yang sama

- Tetap fokus pada hal-hal yang memang menjadi bidangnya

- Jangan mudah menyerah menghadapi tantangan

- Sebarkan tips sukses pada orang lain.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya