CALIFORNIA - NSA (National Security Agency) dilaporkan memasang spyware pada hardware elektronik yang dibuat oleh Amerika Serikat. Berdasarkan dokumen NSA, agensi ini dituduh menerima dan menyadap ke dalam server, routers dan jaringan komputer lainnya.
Dilansir Cnet, Selasa (13/5/2014), NSA diduga memasangkan semacam tools pengintai (surveillance) sebelum diekspor dari AS ke negara luar. Kabar mengenai intersepsi yang dituduhkan pada NSA ini datang dari jurnalis Glenn Greenwald dalam bukunya tentang Edward Snowden.
Greenwald mendapatkan dokumen dari Snowden yang mengungkap detail informasi mengenai NSA. Rincian informasi itu menyebutkan bahwa NSA mendapatkan atau memasukan spyware dalam berbagai perangkat keras sebelum diekspor dari AS.
Ironisnya, saat dokumen Snowden mengungkap aksi mata-mata yang dilakukan NSA, pemerintah AS justru menuduh perusahaan telekomunikasi China, Huawei yang melakukan tindakan peretasan.
Dalam surat yang dikirimkan kepada Huawei pada Juni 2012, US House Intelligence Committee mengungkapkan , komite AS 'prihatin' bahwa pemerintah China bisa meretas atau mencoba untuk melanggar jaringan AS dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
Menanggapi hal tersebut, Huawei menyatakan bahwa pihaknya tidak terlibat terhadap segala macam bentuk cyberspying.
(Ahmad Luthfi)