JAKARTA - Muda, bertalenta dan berprestasi. Mungkin itu adalah sepenggal gambaran dari Mark Yoshua Widjaja, Senior Styling Designer R&D Astra Daihatsu Motor (ADM). Sederet prestasi dibidang desain telah ia raih di usia muda.
Mengawali karir pada 2003 silam bersama Daihatsu, Mark -begitu dia disapaan- kini menjelma menjadi salah satu desainer asal Indonesia yang patut diperhitungkan. Namanya begitu menggema dan karirnya begitu mengkilap dikancah international khususnya Daihatsu Jepang.
Lalu siapa aktor dibalik kesuksesan yang telah mengantarkannya sebagai desainer handal? Jawabannya adalah kedua orangtuanya. Mark mengaku bakat menggambar dan kecintaannya di dunia automotif berasal dari sang ayah.
"Saya suka menggambar sejak umur 5 tahun, mungkin nurun dari papa. waktu itu papa sebagai pemilik karoseri sekaligus mendesain sendiri. Saya tiap hari itu melihat, sampai caranya pun saya pakai," ujar pria kelahiran Surabaya 26 Juli 1977 itu.
"Selain diajarkan, saya juga dibina oleh papa. Beliau berpesan kalau buat mobil itu yang paling susah rodanya. Jangan sampai lingkarannya itu jelek karena bisa merusak semuanya. Dan itu menjadi keterbatasan buat saya. Jadi selama itu saya tidak berani buat ban, saat papa pulang kerja baru dia buatkan roda-rodanya. Sampai akhirnya, saya tidak punya minat yang lain, selain mobil kayaknya susah banget," urainya
Kebersamaan dengan sang ayah tidak berlangsung lama. Dirinya ditinggal oleh sang inspirator untuk selama-lamanya saat duduk di kelas dua bangku sekolah dasar.
"Beruntung setelah papa meninggal, mama yang melanjutkan passion saya. Hebatnya mama bisa paksa dirinya untuk dukung passion saya walaupun ia tidak suka dunia automotif maupun menggambar," ujar pria berkacamata tersebut.
Menggambar mobil menjadi aktifitas yang terus dilakoninya setiap hari. Bahkan hobinya ini sempat mengganggu aktifitas belajar mengajar disekolah. Hasilnya, penyuka musik Jazz ini tinggal kelas selama dua tahun.
"Pernah sampai tinggal kelas. Waktu itu kelas dua dan kelas empat saya tidak naik kelas, karena tidak mau belajar. Kerjaannya hanya menggambar saja," kata Mark sambil tertawa.
"Mama sampai stres, sampai-sampai saya dibawa ke psikolog. Dia bilang gini, kamu mau jadi desainer? Kalau kamu tidak lulus sekolah maka tidak bisa jadi desainer. Dan itu yang membuat saya terpacu." tutupnya.
Data Pribadi
Nama: Mark Yoshua Widjaja
Tempat/ Tanggal Lahir : Surabaya/ 26 Juli 1977
Jenis Kelamin: Laki-laki
Kewarganegaraan: Indonesia
Latar Belakang Pendidikan1994-1997 SMU Kr. Petra 5 Surabaya
1998-2003 ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Jurusan Desain Produk Industri S1 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
KemampuanDesain: Manual Sketch Rendering (manual/digital)
Bahasa: Indonesia (mother tongue), Inggris, Jepang
Pengalaman dalam industri desain2007-2008 Assist Perodua styling designer - Training
2011 Daihatsu Design Workshop (ITS Surabaya), Design Seminar (Graha ITS Surabaya)
Portfolio2003: Daihatsu Zebra (Fascia Improvement) Grill Garnish dan beberapa pengembangan interior
2007: Daihatsu Xenia Crossover Concept Study, Crossover bodykits (Shanghai Motor Show)
2008: Daihatsu Be-Go/ Toyota Rush (JDM: Japan Domestic Market) Grill, Bumper depan, Bumper belakang. Toyota bB ‘Regular’ (JDM) Bumper depan. Toyota bB ‘Aero’ (JDM), Grill, Alloy Wheel Design
2009: Daihatsu Terios/ Toyota Rush Bumper depan, Bumper Belakang IDM (Indonesia Domestic Market)
2010: Daihatsu Move Custom Front End design
2011: Toyota Avanza Veloz
2011: Daihatsu A-Concept (IIMS award: Best of the best) (Exterior, Interior, detail parts (lampu2, pelek, color coordination, a-concept custom font)
Daihatsu Luxio Premium Concept Study (IIMS award: Best Low MPV), (Exterior/Interior Enhancements)
2012: Daihatsu Luxio Quartett, Astra Daihatsu/Toyota Ayla/Agya
(Azwar Ferdian)