CALIFORNIA – Januari mendatang, situs berbagi file MegaUpload, akan lahir kembali dengan nama Mega. Pendiri MegaUpload, Kim Dotcom, mengatakan bahwa situs tersebut akan menghindari pelanggaran hak cipta Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari Cnet, Jumat (2/10/2012), Dotcom mengatakan bahwa akan segera meluncurkan Mega, “anak” dari MegaUpload. Mega akan diluncurkan pada Januari 2013, yang sekaligus merupakan “perayaan” satu tahun terjadinya penggerebekan di rumahnya dan ditutupnya situs MegaUpload pada Januari 2012.
Seperti dietahui, MegaUpload ditutup karena dituduh sebagai hosting layanan penyimpanan jutaan film, musik, dan media digital bajakan. Namun menurut Kim DotCom, layanan penyimpanan cloud baru ini berbeda dari MegaUpload.
Perbedaan tersebut antara lain yaitu tidak ada penggunaan domain [.com], melainkan akan beroperasi dengan domain [.ga] sebagai [Me.ga]. Layanan tersebut juga tidak akan memanfaatkan perusahaan hosting AS.
Pemilik konten juga bisa menghapus materi yang melanggar hak cipta mereka dan mendapatkan akses langsung untuk menghapusnya di layanan Mega. "Tapi itu bisa dilakukan jika mereka setuju untuk tidak membuat kami bertanggung jawab atas tindakan pengguna," ujar Dotcom.
(Andina Librianty)