Pertumbuhan IETV Meningkat Pesat

, Jurnalis
Jum'at 22 Oktober 2010 11:44 WIB
Google TV
Share :

IETV adalah bagian dari evolusi teknologi televisi. Industri televisi pun membutuhkan inovasi tersebut guna mendongkrak pertumbuhan. Sebab, konsumen tidak membeli televisi baru jika tidak ada fitur baru.

Laporan terbaru firma riset DisplaySearch Ltd mengungkap, volume penjualan global Internet Enabled Television (IETV) pada 2010 akan menembus 40 juta unit. DisplaySearch mempercayai, angka itu pun akan melambung menjadi 118 juta unit pada 2014. DisplaySearch memperkirakan, pada 2010 IETV akan menguasai pangsa sekitar 19 persen di pasar televisi flat-panel global. DisplaySearch menambahkan, pangsa IETV di pasar flat-panel global pun akan meningkat menjadi 42 persen pada 2014.

"Pertumbuhan IETV meningkat pesat. Meski begitu, sektor ini akan menjadi medan pertempuran sengit di antara para produsen untuk membuktikan klaim masing-masing," ujar Director TV Research DisplaySearch Ltd Paul Gray.

IETV adalah pesawat televisi yang dilengkapi konektivitas internet, baik kabel maupun nirkabel. Alhasil, IETV mampu menampilkan video-video online seperti yang tersedia di YouTube ataupun video-video dari layanan berbayar seperti yang ditawarkan Netflix Inc.

Saat ini hampir seluruh produsen utama televisi di dunia juga sudah memproduksi IETV. Firma riset iSuppli Corp mencermati, Samsung Electronics Co Ltd, LG Electronics Inc, Sony Corp, Panasonic Corp, dan Sharp Corp menawarkan IETV yang berukuran 24 inci hingga 65 inci. Tetapi berbeda daripada DisplaySearch, iSuppli memperkirakan, volume penjualan global IETV pada 2010 hanya akan mencapai 27,7 juta unit.

Meski demikian, iSuppli sepakat dengan DisplaySearch bahwa pasar global IETV memang sedang bertumbuh subur. Berkat dukungan konten dan keberagaman pilihan, iSuppli memperkirakan, volume penjualan global IETV akan bertumbuh rata-rata 50 persen mulai 2010 hingga 2014. Khusus untuk 2010, iSuppli menyebutkan, volume penjualan global IETV bahkan mampu meraih pertumbuhan 124,9 persen.

Karena itu, iSuppli mempercayai volume penjualan global IETV pada 2014 akan menembus angka 148,3 juta unit dan menguasai paling sedikit 54 persen pangsa di pasar televisi flat-panel global. Artinya, sebagian besar televisi flat-panel yang beredar di dunia pada 2014 sudah bisa mengakses internet.

"Kehadiran IETV adalah bagian dari evolusi teknologi televisi. Inovasi adalah syarat utama pertumbuhan pasar televisi. Sebab jika tidak ada teknologi baru,maka konsumen tidak akan bersedia mengganti televisi lama dengan yang baru," tutur Director & Principal Analyst Television Systems iSuppli Corp Riddhi Patel.

DisplaySearch menambahkan, konsumen tidak akan lagi ragu mengadopsi IETV karena teknologi IETV pada saat ini sudah semakin matang. Sebab, IETV sudah mampu menyuguhkan sejumlah fungsi yang sebelumnya hanya dapat diakses menggunakan komputer, misalnya konferensi video.

"Di rumah, konsumen tentu lebih nyaman melakukan konferensi video dengan IETV daripada komputer karena IETV memiliki layar jauh lebih besar. Namun begitu, televisi internet tidak hanya dapat diakses dengan IETV sehingga pemain lama menghadapi tantangan semakin besar," papar Gray.

iSuppli menjelaskan, konsumen dapat pula mengakses televisi internet dengan menambahkan set top box (STB) penyaji fungsi Internet Protocol Television (IPTV) pada pesawat-pesawat televisi yang mendukung.

Dalam perkiraan iSuppli, volume penjualan global STB IPTV pada 2010 akan meningkat 48,2 persen menjadi 28,7 juta unit,dari 19,4 juta unit pada 2009. iSuppli memperkirakan pula, volume penjualan global STB IPTV akan bertumbuh rata-rata 25 persen per tahun mulai 2009 hingga 2014, dengan volume 58 juta unit pada 2014. Kontras dengan STB IPTV, iSuppli menegaskan, volume penjualan global STB untuk layanan televisi kabel dan satelit hanya akan bertumbuh 6,7 persen pada 2010.

iSuppli menjelaskan, volume penjualan global STB kabel dan satelit mencapai 132 juta unit pada 2009 dan akan bertumbuh rata-rata 8,6 persen per tahun sehingga menjadi 199 juta unit pada 2014. Berkat pertumbuhannya yang sangat tinggi, STB IPTV pun mampu meningkatkan signifikan pangsa di pasar global STB secara umum. iSuppli menemukan, STB IPTV baru menguasai pangsa 19,3 persen di pasar global STB secara umum.Tetapi pada 2014 STB IPTV akan menguasai pangsa pasar global 29,1 persen.

"Karena itu, tidak dapat dipungkiri bahwa IPTV menjadi segmen paling panas di pasar STB global dan STB IPTV pun akan menjadi pendorong utama pertumbuhan volume penjualan global STB secara umum pada 2010 dan beberapa tahun mendatang," ujar Senior Analyst Broadband Digital Home & IPTV iSuppli Corp Lee Ratliff.

Pada sisi pendapatan, iSuppli menjelaskan bahwa penjualan global STB IPTV mampu menghasilkan USD2,9 miliar pada 2009.

iSuppli memperkirakan, pendapatan global STB IPTV akan meningkat rata-rata 16 persen per tahun sehingga menjadi USD6,2 miliar pada 2014. Firma riset ABI Research Inc menegaskan pula, pendapatan global layanan televisi berbayar akan mencapai lebih dari USD312 miliar pada 2010. ABI Research menggarisbawahi, sekitar USD17 miliar dari pendapatan total tersebut akan disumbangkan oleh layanan IPTV. (Koran SI/ Ahmad Fauzi)

(Sarie )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya