Menperin: Penjualan Mobil Nasional 2026 Diproyeksi 850.000 Unit

Tangguh Yudha, Jurnalis
Kamis 05 Februari 2026 13:37 WIB
Menperin Agus Gumiwang membuka IIMS 2026.
Share :

JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, memproyeksikan penjualan mobil nasional sepanjang tahun 2026 dapat mencapai 850.000 unit. Proyeksi tersebut disampaikan saat membuka Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

"Proyeksi penjualan mobil nasional pada tahun ini adalah 850.000 unit, dari total kapasitas produksinya yang tadi saya sampaikan sekitar 2,5–2,6 juta. Ini angka konservatif, dan mudah‑mudahan itu akan bisa tercapai, bahkan melebihi," ungkap Menperin Agus.

Menurutnya, target penjualan 2026 tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan capaian sepanjang tahun 2025. Ia menyebutkan penjualan mobil nasional tahun lalu tercatat sekitar 803.000 unit, sehingga proyeksi 2026 mencerminkan kenaikan sekitar 5,4 persen.

Meski demikian, Menperin Agus mengakui bahwa target tersebut masih belum cukup kuat untuk mengembalikan industri otomotif nasional ke level penjualan lebih dari 1 juta unit seperti sebelum pandemi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

 

"Masih belum cukup kuat untuk menembus level 1 juta unit sebelum masa pandemi. Sekali lagi kita harus bersama, seluruh pemangku kepentingan; kita cari cara‑cara yang sebaik‑baiknya untuk bisa kembali memulihkan subsektor industri yang sangat penting ini," jelasnya.

Menperin Agus menjelaskan pemulihan pasar domestik menjadi faktor kunci dalam mendorong kinerja industri otomotif, meskipun prosesnya diperkirakan berlangsung secara bertahap. Ia mengungkapkan bahwa sepanjang 2025, industri otomotif nasional menghadapi tekanan cukup berat.

Data Kemenperin mencatat penjualan mobil secara wholesale pada 2025 mencapai 803.000 unit, turun 7,2 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 856.000 unit. Penurunan serupa juga terjadi pada penjualan retail, yang merosot 6,3 persen dari 889.000 unit pada 2024 menjadi 833.000 unit pada 2025.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya