TANGERANG - DFSK ikut meramaikan pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, pada 21-30 November. Pada pameran otomotif akhir tahun itu, DFSK meluncurkan kendaraan komersial listrik DFSK Gelora E varian baru B-Type. Model anyar ini ditargetkan untuk pelaku usaha, termasuk UMKM.
Alexander Barus, selaku CEO PT Sokonindo Automobile, ATPM DFSK dan Seres di Indonesia mengatakan, mobilitas bukan hanya persoalan perpindahan dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
"Melainkan fondasi bagi produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan operasional bisnis," ujarnya di arena GJAW 2025, dikutip pada Kamis (29/11/2025).
Secara dimensi, DFSK Gelora E B-Type memiliki panjang 4,5 meter, lebar 1,6 meter, dan tinggi 2 meter. Tipe Blind Van ini diperuntukkan pelaku usaha untuk mengangkut barang, dengan panjang kargo hingga 2,5 meter dan volume maksimum 4,8 meter kubik.
DFSK Gelora E B-Type dibekali baterai berkapasitas 38 kWh. Kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 268 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
DFSK Gelora E B-Type dibekali dengan 2 pilihan pengisian daya/charging, yaitu DC Charging/Fast Charging menggunakan CCS2 dengan kemampuan 80 menit pengisian daya listrik dari 20% sampai 80%. Sementara AC Charging/Standard Charging menggunakan Type 2 dengan durasi 3,5 jam pengisian daya 20% sampai 80%.
DFSK Gelora E B-Type juga telah dilengkapi berbagai sistem keamanan, termasuk proteksi baterai dan sistem kelistrikan EV berstandar IP67. Selain itu, sistem pengeremannya sudah menggunakan Anti-Lock Braking System (ABS).
Untuk harganya, DFSK Gelora E B-Type tersebut dibanderol Rp248 juta on the road (OTR) Jakarta.
Di sisi lain, pada GJAW 2025, DFSK menghadirkan kendaraan komersial lainnya yaitu Super Cab yang dibanderol mulai Rp153,5 juta.
Untuk memperluas jangkauan, pada pameran ini DFSK menjalin kerja sama dengan PT Pegadaian. Ini sebagai langkah strategis memperluas akses pembiayaan bagi konsumen yang ingin membeli kendaraan DFSK dan Seres, termasuk varian kendaraan listrik DFSK Gelora E (B-Type).
Dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini, DFSK dan Seres jadi brand otomotif pertama yang kolaborasi dengan Pegadaian. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem kendaraan listrik maupun konvensional di Indonesia dengan menyediakan opsi pembiayaan yang fleksibel dan kompetitif, sehingga memudahkan konsumen, pelaku usaha, hingga UMKM untuk mengadopsi armada kendaraan yang efisien, modern, dengan energi terbarukan.
Melalui kerja sama ini, Pegadaian akan menawarkan program pembiayaan berbasis syariah untuk pembelian kendaraan DFSK dan Seres.
“Penandatanganan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat komitmen kami mendukung elektrifikasi dan pertumbuhan dunia usaha di Indonesia,” ujar Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin.
Sementara itu, Senior Vice President PT Pegadaian Syariah, Holirur Rohman mengatakan ini jadi langkah strategis Pegadaian untuk memperluas inklusi finansial menjadi inklusi mobilitas bagi masyarakat Indonesia.
"Dengan jaringan 4.892 outlet Pegadaian yang tersebar luas, kami memastikan bahwa masyarakat, baik di kota besar maupun daerah, kini dapat mengakses kendaraan impian dan kendaraan penunjang usaha berkualitas dari DFSK dan Seres," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)