Penjualan Mobil pada 2024 Merosot, Gaikindo Bakal Revisi Target

Tangguh Yudha, Jurnalis
Jum'at 19 Juli 2024 09:02 WIB
Penjualan mobil merosot pada 2024, Gaikindo bakal revisi target. (Okezone/Erha A Ramadhoni)
Share :

TANGERANG - Penjualan mobil di Indonesia menurun signifikan pada 2024. Hal ini membuat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) harus merevisi target penjualan mobil. Bahkan, diprediksi angkanya tidak akan sampai 1 juta unit pada akhir tahun ini.

Sebagai informasi, Gaikindo memasang target sebesar 1,2 juta unit penjualan mobil pada 2024. Target tersebut setelah penjualan kendaraan roda empat sepanjang 2023 menunjukkan angka yang cukup positif.

Namun, sejak Januari sampai Juni 2024, Gaikindo mencatatkan penjualan mobil secara wholesales atau pengiriman dari pabrik ke diler sebesar 408.102 unit. Angka tersebut turun 19,43 persen pada periode yang sama tahun lalu dengan penjualan sebanyak 506.427 unit.

Ketua Umum Gaikindo, Johannes Nangoi mengatakan, pihaknya akan melakukan revisi target penjualan tahun ini. Namun, hal tersebut akan dilakukan setelah berdiskusi dengan seluruh anggota Gaikindo.

"Revisi target harus kita lakukan karena sampai dengan bulan Juni, penjualan baru 400.000 lebih. Mungkin nanti segera setelah selesai atau dalam (GIIAS) ini kita sedang membahas," kata Nangoi di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (18/7/2024).

Nangoi memastikan bakal melakukan pertemuan dengan para anggota Gaikindo pada di sela ajang GIIAS 2024. Nantinya, akan diputuskan apakah target penjualan mobil pada 2024 bakal direvisi. 

 

"Kita akan coba lihat sebelum GIIAS ini berakhir, apakah kita akan revisi atau tidak. Tapi kemungkinan besar kita akan revisi," tuturnya.

Pada kesempatan sebelumnya, Sekertaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengatakan tidak akan ada revisi target untuk tahun ini. Tapi, ia menegaskan seluruh pihak harus realistis soal daya beli masyarakat Indonesia yang menurun.

"Untuk revisi (target) sebenarnya belum, karena hal ini harus didiskusikan bersama dengan seluruh anggota. Kita tidak ingin ambil sepihak, harus duduk bareng. Sampai saat ini sih belum ada, tapi kita harus realistis dan mungkin akan dikaji ulang," ujarnya di Jakarta, belum lama ini.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya