JAKARTA – Toyota sebagai salah satu produsen yang memasarkan rangkaian model mobil listrik di Indonesia rupanya telah mempersiapkan diri hadapi era elektrifikasi sejak lama.
Bahkan, produsen asal Jepang tersebut telah melatih para mekanik sejak puluhan tahun lalu.
“Pertama dari sisi manpower itu Toyota Astra Motor (TAM) sudah memberikan pelatihan tentang elektrifikasi sudah cukup lama, sekitar 10 tahun yang lalu,” kata Yusuf Bahtiar, Business Process Improvement & THS Departement Head, di Jakarta Utara, Minggu (10/9/2023).
Sekadar informasi, Toyota menawarkan berbagai model elektrifikasi, bukan hanya mobil listrik berbasis baterai kepada konsumen di Tanah Air. Mereka juga menawarkan model hybrid sejak beberapa tahun lalu.
“Apalagi dengan semakin banyaknya line up elektrifikasi, terutama model hybrid kita yang terakhir Zenix, itu bukan suatu isu lagi sudah menjadi keseharian kita. Dari aspek training kita sudah siap, tinggal nanti ketika line up BEV semakin banyak, mungkin pelatihannya jauh lebih advance dan masif,” ujarnya lebih lanjut.
Yusuf menegaskan bahwa sebelum pemerintah mengkampanyekan penggunaan kendaraan listrik, Toyota sudah memikirkan ke arah sana.
Oleh sebab itu, pihaknya hanya perlu mengikuti ke arah mana perkembangan elektrifikasi ini akan berjalan.
Hal senada juga diungkapkan oleh Cahaya Fitri Tantriani, CSD & Marcomm Departement Head Auto2000. Dia mengatakan pelatihan yang dilakukan kepada para mekanik untuk menangani mobil listrik sudah dilakukan sejak model hybrid pertama Toyota diluncurkan.
“Iya sudah siap, karena kita kan menjual mobil elektrifikasi dari TAM. Ibaratnya yang semua sudah dijual berarti sudah harus siap juga layanan purna jualnya. Ini sudah sejak model hybrid pertama kita dikeluarkan,” kata Tantri.
(Imantoko Kurniadi)