Kurangi Emisi Karbon Tidak Hanya dengan Mobil Listrik, Ahok: yang Penting New Energy Vehicles

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Selasa 15 Agustus 2023 16:16 WIB
Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama saat di GIIAS 2023. (Foto: Muhamad Fadli Ramadan/Okezone)
Share :

JAKARTA - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mengatakan untuk mencapai kualitas udara yang bersih, bukan hanya menggunakan kendaraan listrik, tapi juga usung energi terbarukan lainnya.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah sedang mendorong penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dengan mengeluarkan berbagai kebijakan.

Lalu sejumlah insentif pun telah dikeluarkan untuk stimulasi masyarakat agar berminat beralih ke kendaraan listrik.

Kendati begitu, Ahok menilai seharusnya pemerintah juga memberikan pilihan kepada masyarakat, bukan hanya memberikan opsi kendaraan listrik.

Menurutnya, ini belum terbukti mengatasi 'masalah' lingkungan, sehingga perlu disediakan energi terbarukan lainnya sebagai pilihan kepada masyarakat.

"Semua negara yang penting new energy vehicles bukan terbatas electric vehicles. Anda mau pakai angin juga boleh, mau pakai uap apa juga boleh. Yang penting pasarnya mau beli nggak? No single solution saat ini," kata Ahok saat ditemui di GIIAS 2023, ICE BSD City, Tangerang, Selasa (15/8/2023).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian menegaskan bahwa masyarakat yang seharusnya memilih model energi terbarukan.

Pasalnya, hanya masyarakat yang dapat memahami kebutuhan mobillitas mereka.

"Tergantung pasar, makanya saya bilang itu sekali lagi jangan, ini barang uncertainty. Siapa duluan yang membangun ekosistem, efisien semua. Rakyatnya suka beli, itu yang akan unggul. Sama kayak hp Nokia bisa hilang juga kan. Yang penting jangan lawan pasar. Tugas pemerintah jangan pihak sebelah," ujarnya.

"Regulasi kalau masih belum jelas, Anda harus dukung semua juga. Anda juga jangan membatasi orang untuk melakukan apa pun karena ini keputusan di pasar," tambah Ahok.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah Indonesia sedang fokus menarik investor untuk membangun pabrik mobil listrik dan baterai. Padahal, menurut Ahok, ada banyak energi terbarukan di Indonesia yang bisa digunakan untuk mengatasi emisi.

"Yang penting bagi pemerintah, Anda ini mengadministrasi keadilan sosial, bukan memberikan bantuan sosial. Negara ini didirikan untuk mewujudkan keadilan sosial, keadilan untuk siapa? keadilan industri otomotif, pembeli, kita itu mengadministrasi pemerintah," ucapnya.

Disamping itu, Ahok juga memastikan bahwa Pertamina saat ini sedang fokus untuk menghadirkan bahan bakar hidrogen, dan butuh dukungan banyak pihak untuk memperluas jangkauan bahan bakar hidrogen.

"Kita sudah mulai, kita sudah pasang hidrogen, refueling station mungkin butuh satu tahun, kita akan mulai masuk," ungkapnya.

(Imantoko Kurniadi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya