JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan bahwa semua produsen besar mobil listrik di dunia akan masuk dan membangun di Indonesia.
Strategi pemerintah untuk melarang ekspor sejumlah bahan baku pembuatan baterai membuat pemain besar mobil listrik harus menanamkan modalnya di Indonesia. Ini menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan apabila ingin memproduksi baterai.
Dikutip dari laman YouTube Kemendagri RI, Luhut yakin bahwa semua pemain besar mobil dunia akan masuk ke Indonesia.
“Kalau kita lihat sekarang BYD nomor satu di dunia, nomor dua ada Tesla, Hyundai dan seterusnya. Semua sudah memfinalisasi perjanjian-perjanjian di Indonesia,” kata Luhut dalam Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda 2023 dikutip dalam video di kanal YouTube Kemendagri RI.
Luhut mengunkapkan bahwa pemerintah Indonesia sudah mencapai sejumlah kesepakatan dengan para pemain besar mobil listrik untuk membangun pabrik yang akan meningkatkan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Menurutnya hilirisasi sudah mencapai satu titik dengan penandatanganan perjanjian antara Mine ID dengan pihak CATL. Ia menuturkan bahwa pihaknya akan membangun ekosistem lithium baterai dan mobil listrik. Menurutnya, saat ini sudah masuk era pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Luhut menambahkan, apabila semua rencana telah berjalan, Indonesia bakal jadi produsen baterai terbesar. Jika itu telah berjalan, lanjut Luhut, baterai pertama lithium bakal dapat diproduksi pada 2025 sehingga pada tahun 2027, Indonesia bakal jadi satu dari tiga produsen terbesar baterai untuk memasok mobil listrik.
Luhut menilai, kesuksesan KTT G20 jadi momentum yang akan mendatangkan investor yang bakal menanamkan modalnya di Indonesia.
(Citra Dara Vresti Trisna)