CUPERTINO – Facebook, Twitter dan Google telah dikaitkan dengan iklan politik Rusia oleh senator Amerika Serikat (AS). Raksasa teknologi Apple sendiri tak bernasib seperti mereka.
CEO Apple, Tim Cook sendiri menilai iklan bukanlah isu yang utama. Sebaliknya, misinformasi dan berita palsu justru merupakan isu yang prnting.
Cook menganggap Google dan Facebook menghadapi masalah yang jauh lebih besar dan lebih berbahaya ketimbang iklan yang dilancarkan oleh kelompok Rusia, yang terkait dengan pemilihan di AS tahun lalu.
Beberapa perusahaan yang memiliki jejaring sosial itu kini berada dalam pengawasan bagaimana sistem mereka tereksploitasi oleh kelompok tertentu. Namun mereka berfokus pada masalah iklan, seperti disebut Tim Cook dalam sebuah wawancara.
Menurutnya, masalah yang jauh lebih besar adalah bagaimana jaringan ini mampu dieksploitasi untuk menyebarkan informasi palsu dan propaganda secara umum, tak hanya selama musim pemilihan.
“Saya tidak percaya bahwa masalah besar adalah iklan dari pemerintah asing. Saya percaya itu hanya 0,1% dari masalah ini,” kata Cook.
“Masalah yang lebih besar adalah beberapa tools ini digunakan untuk memecah orang, memanipulasi orang, menyebarkan berita palsu ke banyak orang, dan untuk mempengaruhi pemikiran mereka. Ini bagi saya adalah masalah nomor satu sampai 10,” terangnya.
Apple sendiri tak menjalankan bisnis iklan yang substansial seperti Facebook, Twitter dan Google. Oleh karenanya, Cook tak banyak mengomentari pertanyaan terkait perusahaan teknologi lainnya. Demikian seperti dilansir Business Insider, Jumat (3/11/2017). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)