Yamaha Lexam, yang dirilis pada tahun 2011, adalah upaya Yamaha untuk memasuki pasar bebek matik. Motor ini memiliki mesin 113,7 cc 4-tak OHC silinder tunggal dengan teknologi YCAT (Yamaha Compact Automatic Transmission). Ini memiliki tenaga 8,7 Tk pada 8.000 rpm dan torsi 8,73 Nm pada 7.000 rpm. Dengan sistem starter elektrik dan kick, tampilannya mirip dengan Jupiter Z dan Jupiter MX. Namun, ide bebek matik ini tidak diterima oleh pelanggan Indonesia, seperti halnya Revo Techno AT, sehingga produksinya dihentikan pada tahun 2013.
Dengan mesin 125 cc dan desain agresif, Suzuki Arashi mencoba bersaing di segmen bebek sport. Meskipun memiliki kinerja yang baik, Arashi kesulitan bersaing dengan model lain yang lebih populer, seperti Yamaha Jupiter MX. Akibatnya, Arashi tidak bertahan lama di pasar.
Meskipun memiliki desain yang sporty, Kawasaki Edge kesulitan bersaing dengan model lain yang lebih populer, seperti Honda Supra X dan Yamaha Jupiter, karena penjualan yang rendah, Kawasaki menghentikan produksinya.
(Rahman Asmardika)