LOS ANGELES - Produsen mobil listrik Tesla mengeluarkan keputusan penarikan kembali (recall) dan perbaikan kendaraan jenis SUV, Model X. Langkah recall tersebut dilakukan akibat temuan Lembaga Keselamatan Lalu Lintas Nasional Amerika Serikat (NHTSA), terkait kerusakan sistem power steering pada kemudi Tesla Model X.
Detail temuan NHTSA menyebut adanya potensi korosi baut berbahan alumunium, yang terpasang pada sambungan motor penggerak sistem elektronik pada fitur power steering tersebut. Korosi yang terjadi bisa berpengaruh pada menurunnya fungsi ataupun kerusakan total pada fitur power steering di mobil tersebut.

Unit mobil yang terdampak akibat kebijakan ini menyentuh kisaran 15.000 unit Tesla Model X, yang dirakit pada 2016 lalu. Jumlah mobil yang menjalani perbaikan, dibagi menjadi 14.193 unit mobil yang beredar di Amerika Serikat ditambah sekitar 843 unit berasal dari Kanada.
Tesla akan melakukan upaya perbaikan atau penggantian komponen baut tersebut, serta membuka kemungkinan mengganti seluruh perangkat kemudi Model X milik konsumen. Kerusakan yang terjadi bisa berpengaruh kepada kenyamanan pengendara saat mengemudi.