Besaran kandungan komponen buatan lokal tersebut, menjadi bagian dari standar operasi produksi Suzuki di Indonesia. Hal tersebut terbilang penting, untuk mengantisipasi potensi risiko yang muncul terhadap kegiatan perakitan mobil Suzuki dari berbagai sektor.
Risiko tersebut antara lain fluktuasi nilai mata uang asing, keterikatan modal kerja, hingga pengaruhnya terhadap pengiriman mobil ke konsumen. "Proses pengiriman yang semakin cepat membuat kami tidak menumpuk barang terlalu banyak," kata Donny menjelaskan.

Angka utilisasi dari pabrik Suzuki di Cikarang berkisar 160.000-170.000 unit mobil per tahun, sedangkan kapasitas maksimalnya sebesar 230.000 unit per tahun. Dari kendaraan yang dihasilkan tersebut, Donny juga memastikan tidak ada yang diekspor menuju China.
(Amril Amarullah (Okezone))