Menurut Menteri Kominfo, kesuksesan Program DTS tidak dilihat dari jumlah lulusan belaka. “Namun kualitas lulusannya; apakah bisa terserap oleh industri, mendapatkan pekerjaan maupun berwirausaha/menjadi entrepeneur,” ungkapnya.
Kehadiran SIMONAS, menjadi salah satu jawaban agar lulusan DTS terserap. “SIMONAS seperti market place, sama seperti bukalapak, tokopedia, maupun platform jual beli lain, bedanya SIMONAS jual beli talent bukan barang. Dan ini gratis, sehingga perusahaan yang mendapatkan talent dari SIMONAS tidak harus membayar,” tutur Menteri Rudiantara.