<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apakah Mobil Listrik Perlu Dipanaskan? Ini Faktanya</title><description>Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu diketahui terlebih dahulu apa yang menjadi alasan mobil bensin perlu untuk dipanaskan. &#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/10/26/15/3250292/apakah-mobil-listrik-perlu-dipanaskan-ini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2026/10/26/15/3250292/apakah-mobil-listrik-perlu-dipanaskan-ini-faktanya"/><item><title>Apakah Mobil Listrik Perlu Dipanaskan? Ini Faktanya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/10/26/15/3250292/apakah-mobil-listrik-perlu-dipanaskan-ini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2026/10/26/15/3250292/apakah-mobil-listrik-perlu-dipanaskan-ini-faktanya</guid><pubDate>Senin 26 Oktober 2026 17:38 WIB</pubDate><dc:creator>Niken Wulandari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/26/15/3250292/mobil_listrik-P42E_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Apakah Mobil Listrik Perlu Dipanaskan? Ini Faktanya (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/26/15/3250292/mobil_listrik-P42E_large.jpg</image><title>Apakah Mobil Listrik Perlu Dipanaskan? Ini Faktanya (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Apakah mobil listrik perlu dipanaskan? Fakta mengenai hal itu akan diulas lebih lanjut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Banyak pemilik yang baru beralih dari mobil bensin ke mobil listrik masih membawa kebiasaan lama, yaitu memanaskan mesin sebelum berkendara. &amp;nbsp;Lantas, apakah mobil listrik juga perlu dipanaskan seperti mobil bensin?&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Mobil Listrik Perlu Dipanaskan?&#13;
&#13;
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu diketahui terlebih dahulu apa yang menjadi alasan mobil bensin perlu untuk dipanaskan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada mobil bermesin pembakaran internal, oli bersirkulasi ketika mesin dinyalakan untuk melumasi komponen yang bergerak. Meski demikian, mobil bensin modern umumnya tidak perlu didiamkan dalam waktu lama sebelum digunakan. Pengemudi dapat mulai berkendara secara halus setelah mesin dinyalakan, dengan tetap mengikuti petunjuk pabrikan.&#13;
&#13;
Sementara itu, mobil listrik tidak memiliki mesin pembakaran internal. Kendaraan ini menggunakan motor listrik yang mendapat daya dari baterai.&#13;
&#13;
Mobil listrik umumnya dilengkapi sistem manajemen baterai (battery management system/BMS) yang memantau kondisi baterai. Pada model yang memiliki sistem pengaturan suhu aktif, suhu baterai juga dapat dikelola secara otomatis agar tetap berada dalam rentang yang sesuai.&#13;
&#13;
Selain itu, motor listrik memiliki lebih sedikit komponen bergerak dibandingkan mesin pembakaran internal. Dengan demikian, gesekan dan kebutuhan pelumasannya juga jauh lebih rendah.&#13;
&#13;
Meski tidak perlu dipanaskan seperti mobil bensin, suhu tetap memengaruhi kinerja baterai mobil listrik. Cuaca dingin ekstrem dapat menurunkan efisiensi baterai dan memperlambat proses pengisian daya.&#13;
&#13;
Karena itu, banyak mobil listrik dibekali fitur pre-conditioning, yaitu pengaturan suhu kabin dan, pada kendaraan yang mendukungnya, suhu baterai sebelum berkendara.&#13;
&#13;
Jika fitur ini diaktifkan saat mobil masih terhubung ke pengisi daya (charger), energi dapat diambil dari sumber listrik eksternal. Dengan begitu, penggunaan daya baterai untuk perjalanan bisa dikurangi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengutip AutoTrader, fitur pre-conditioning membantu menjaga efisiensi, performa pengisian daya, dan jarak tempuh. Jadi, proses ini bukan untuk memanaskan mobil listrik seperti mobil bensin, melainkan menyiapkan suhu kabin dan baterai sesuai kebutuhan.&#13;
&#13;
Dengan demikian, mobil listrik murni tidak perlu dipanaskan seperti mobil bensin sebelum digunakan. Pengemudi umumnya dapat langsung berkendara setelah kendaraan dinyalakan dan kondisi aman untuk berjalan terpenuhi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Apakah mobil listrik perlu dipanaskan? Fakta mengenai hal itu akan diulas lebih lanjut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Banyak pemilik yang baru beralih dari mobil bensin ke mobil listrik masih membawa kebiasaan lama, yaitu memanaskan mesin sebelum berkendara. &amp;nbsp;Lantas, apakah mobil listrik juga perlu dipanaskan seperti mobil bensin?&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Mobil Listrik Perlu Dipanaskan?&#13;
&#13;
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu diketahui terlebih dahulu apa yang menjadi alasan mobil bensin perlu untuk dipanaskan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pada mobil bermesin pembakaran internal, oli bersirkulasi ketika mesin dinyalakan untuk melumasi komponen yang bergerak. Meski demikian, mobil bensin modern umumnya tidak perlu didiamkan dalam waktu lama sebelum digunakan. Pengemudi dapat mulai berkendara secara halus setelah mesin dinyalakan, dengan tetap mengikuti petunjuk pabrikan.&#13;
&#13;
Sementara itu, mobil listrik tidak memiliki mesin pembakaran internal. Kendaraan ini menggunakan motor listrik yang mendapat daya dari baterai.&#13;
&#13;
Mobil listrik umumnya dilengkapi sistem manajemen baterai (battery management system/BMS) yang memantau kondisi baterai. Pada model yang memiliki sistem pengaturan suhu aktif, suhu baterai juga dapat dikelola secara otomatis agar tetap berada dalam rentang yang sesuai.&#13;
&#13;
Selain itu, motor listrik memiliki lebih sedikit komponen bergerak dibandingkan mesin pembakaran internal. Dengan demikian, gesekan dan kebutuhan pelumasannya juga jauh lebih rendah.&#13;
&#13;
Meski tidak perlu dipanaskan seperti mobil bensin, suhu tetap memengaruhi kinerja baterai mobil listrik. Cuaca dingin ekstrem dapat menurunkan efisiensi baterai dan memperlambat proses pengisian daya.&#13;
&#13;
Karena itu, banyak mobil listrik dibekali fitur pre-conditioning, yaitu pengaturan suhu kabin dan, pada kendaraan yang mendukungnya, suhu baterai sebelum berkendara.&#13;
&#13;
Jika fitur ini diaktifkan saat mobil masih terhubung ke pengisi daya (charger), energi dapat diambil dari sumber listrik eksternal. Dengan begitu, penggunaan daya baterai untuk perjalanan bisa dikurangi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengutip AutoTrader, fitur pre-conditioning membantu menjaga efisiensi, performa pengisian daya, dan jarak tempuh. Jadi, proses ini bukan untuk memanaskan mobil listrik seperti mobil bensin, melainkan menyiapkan suhu kabin dan baterai sesuai kebutuhan.&#13;
&#13;
Dengan demikian, mobil listrik murni tidak perlu dipanaskan seperti mobil bensin sebelum digunakan. Pengemudi umumnya dapat langsung berkendara setelah kendaraan dinyalakan dan kondisi aman untuk berjalan terpenuhi.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
