<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Canggih, Kursi Roda Berteknologi BCI Ini Bisa Dikendalikan Cuma Pakai Sinyal Otak</title><description>Teknologi ini akan sangat membantu bagi penyandang cacat yang mengalami kelumpuhan tingkat tinggi hingga gangguan mobilitas lainnya.&#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/10/01/16/3245409/canggih-kursi-roda-berteknologi-bci-ini-bisa-dikendalikan-cuma-pakai-sinyal-otak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2026/10/01/16/3245409/canggih-kursi-roda-berteknologi-bci-ini-bisa-dikendalikan-cuma-pakai-sinyal-otak"/><item><title>Canggih, Kursi Roda Berteknologi BCI Ini Bisa Dikendalikan Cuma Pakai Sinyal Otak</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/10/01/16/3245409/canggih-kursi-roda-berteknologi-bci-ini-bisa-dikendalikan-cuma-pakai-sinyal-otak</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2026/10/01/16/3245409/canggih-kursi-roda-berteknologi-bci-ini-bisa-dikendalikan-cuma-pakai-sinyal-otak</guid><pubDate>Kamis 01 Oktober 2026 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/01/16/3245409/kursi_roda_aimoga_bci-rqNJ_large.JPEG" expression="full" type="image/jpeg">Kursi roda AiMOGA BCI dapat digerakkan hanya dengan sinyal otak. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/01/16/3245409/kursi_roda_aimoga_bci-rqNJ_large.JPEG</image><title>Kursi roda AiMOGA BCI dapat digerakkan hanya dengan sinyal otak. </title></images><description>HANGZHOU &amp;mdash; Sebuah kursi roda yang dikendalikan penuh menggunakan sinyal otak, tanpa perlu menggunakan tangan atau tuas berhasil menarik perhatian dalam ajang Global Brain-Computer Interface &amp;times; Medical Insurance Innovation Scenario Competition 2026 di Hangzhou, China.&#13;
&#13;
Kursi roda buatan AiMOGA Robotics yang dinamakan AiMOGA BCI menyabet juara pertama pada kategori Mind-Driven Wheelchair Challenge di ajang tersebut. AiMOGA BCI menyelesaikan lintasan dalam waktu 2 menit 16 detik, atau unggul 17 detik dari peraih posisi kedua.&#13;
&#13;
Head of Brain-Computer Interface AiMOGA Robotics, Xie Yuyang, menjelaskan bahwa pengembangan teknologi ini ditujukan untuk memberikan kemandirian baru bagi para penyandang disabilitas berat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tujuan awal kami mengembangkan produk ini adalah untuk memberikan kemudahan dan membuka lebih banyak kemungkinan bagi penyandang paraplegia tingkat tinggi, penderita strok, serta orang dengan gangguan mobilitas lainnya,&amp;quot; ujar Xie Yuyang.&#13;
&#13;
Cara Kerja Sinyal Otak Menggerakkan Kursi Roda&#13;
&#13;
Teknologi utama yang menggerakkan kursi roda ini disebut Brain-Computer Interface (BCI) atau antarmuka otak-komputer. Sistem ini bekerja secara non-invasif (tanpa perlu tindakan medis/operasi di kepala) menggunakan perangkat perekam sinyal otak electroencephalography (EEG) 8 kanal.&#13;
&#13;
Pengguna perlu mengenakan perangkat EEG kemudian memusatkan perhatian pada berbagai perintah arah yang ditampilkan melalui layar.&amp;nbsp; Sistem akan mengenali sinyal EEG yang sesuai dan menerjemahkannya menjadi perintah maju, mundur, kiri, kanan, dan berhenti.&#13;
&#13;
Menurut AiMOGA, sistem tersebut memiliki tingkat akurasi pengenalan perintah EEG lebih dari 95%, dengan waktu latensi pengenalan kurang dari 3 detik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penggunaan sinyal EEG memberikan pilihan kendali bagi orang yang memiliki keterbatasan gerak pada tangan atau anggota tubuh, tetapi tetap sadar dan mampu memahami instruksi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengguna hanya perlu memusatkan perhatian pada tombol arah yang ditampilkan di layar untuk mengendalikan pergerakan kursi roda tanpa menggunakan tangan,&amp;rdquo; jelas Xie.&#13;
&#13;
Saat menjuarai kompetisi di Hangzhou, fitur keselamatan canggih AiMOGA BCI seperti sensor pengenal rintangan berbasis LiDAR dan navigasi peta otomatis justru disengaja untuk dinonaktifkan sesuai regulasi perlombaan. Artinya, pergerakan kursi roda murni mengandalkan ketepatan sinyal otak pengemudinya saat bernavigasi.&#13;
&#13;
Namun, untuk penggunaan sehari-hari di luar arena kompetisi, AiMOGA BCI tetap dibekali fitur keamanan berlapis. Selain LiDAR dan depth camera untuk mendeteksi serta menghindari halangan otomatis, tersedia pula kendali layar sentuh, tombol henti darurat (emergency stop), hingga opsi pengambilalihan kendali secara manual oleh pendamping.&#13;
&#13;
Kompetisi BCI di Hangzhou ini diinisiasi oleh National Healthcare Security Administration of China bersama Pemerintah Provinsi Zhejiang. Ajang bergengsi ini diikuti oleh 415 tim dari berbagai negara maju, termasuk China, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Singapura.&#13;
</description><content:encoded>HANGZHOU &amp;mdash; Sebuah kursi roda yang dikendalikan penuh menggunakan sinyal otak, tanpa perlu menggunakan tangan atau tuas berhasil menarik perhatian dalam ajang Global Brain-Computer Interface &amp;times; Medical Insurance Innovation Scenario Competition 2026 di Hangzhou, China.&#13;
&#13;
Kursi roda buatan AiMOGA Robotics yang dinamakan AiMOGA BCI menyabet juara pertama pada kategori Mind-Driven Wheelchair Challenge di ajang tersebut. AiMOGA BCI menyelesaikan lintasan dalam waktu 2 menit 16 detik, atau unggul 17 detik dari peraih posisi kedua.&#13;
&#13;
Head of Brain-Computer Interface AiMOGA Robotics, Xie Yuyang, menjelaskan bahwa pengembangan teknologi ini ditujukan untuk memberikan kemandirian baru bagi para penyandang disabilitas berat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tujuan awal kami mengembangkan produk ini adalah untuk memberikan kemudahan dan membuka lebih banyak kemungkinan bagi penyandang paraplegia tingkat tinggi, penderita strok, serta orang dengan gangguan mobilitas lainnya,&amp;quot; ujar Xie Yuyang.&#13;
&#13;
Cara Kerja Sinyal Otak Menggerakkan Kursi Roda&#13;
&#13;
Teknologi utama yang menggerakkan kursi roda ini disebut Brain-Computer Interface (BCI) atau antarmuka otak-komputer. Sistem ini bekerja secara non-invasif (tanpa perlu tindakan medis/operasi di kepala) menggunakan perangkat perekam sinyal otak electroencephalography (EEG) 8 kanal.&#13;
&#13;
Pengguna perlu mengenakan perangkat EEG kemudian memusatkan perhatian pada berbagai perintah arah yang ditampilkan melalui layar.&amp;nbsp; Sistem akan mengenali sinyal EEG yang sesuai dan menerjemahkannya menjadi perintah maju, mundur, kiri, kanan, dan berhenti.&#13;
&#13;
Menurut AiMOGA, sistem tersebut memiliki tingkat akurasi pengenalan perintah EEG lebih dari 95%, dengan waktu latensi pengenalan kurang dari 3 detik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penggunaan sinyal EEG memberikan pilihan kendali bagi orang yang memiliki keterbatasan gerak pada tangan atau anggota tubuh, tetapi tetap sadar dan mampu memahami instruksi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengguna hanya perlu memusatkan perhatian pada tombol arah yang ditampilkan di layar untuk mengendalikan pergerakan kursi roda tanpa menggunakan tangan,&amp;rdquo; jelas Xie.&#13;
&#13;
Saat menjuarai kompetisi di Hangzhou, fitur keselamatan canggih AiMOGA BCI seperti sensor pengenal rintangan berbasis LiDAR dan navigasi peta otomatis justru disengaja untuk dinonaktifkan sesuai regulasi perlombaan. Artinya, pergerakan kursi roda murni mengandalkan ketepatan sinyal otak pengemudinya saat bernavigasi.&#13;
&#13;
Namun, untuk penggunaan sehari-hari di luar arena kompetisi, AiMOGA BCI tetap dibekali fitur keamanan berlapis. Selain LiDAR dan depth camera untuk mendeteksi serta menghindari halangan otomatis, tersedia pula kendali layar sentuh, tombol henti darurat (emergency stop), hingga opsi pengambilalihan kendali secara manual oleh pendamping.&#13;
&#13;
Kompetisi BCI di Hangzhou ini diinisiasi oleh National Healthcare Security Administration of China bersama Pemerintah Provinsi Zhejiang. Ajang bergengsi ini diikuti oleh 415 tim dari berbagai negara maju, termasuk China, Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Singapura.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
