<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerhana Bulan Sebagian Langka Akan Terjadi 28 Agustus, Bisa Dilihat di Indonesia?</title><description>Gerhana Bulan ini disebut sebagai Sturgeon Moon di beberapa negara di dunia. &#13;
</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/25/16/3238170/gerhana-bulan-sebagian-langka-akan-terjadi-28-agustus-bisa-dilihat-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/25/16/3238170/gerhana-bulan-sebagian-langka-akan-terjadi-28-agustus-bisa-dilihat-di-indonesia"/><item><title>Gerhana Bulan Sebagian Langka Akan Terjadi 28 Agustus, Bisa Dilihat di Indonesia?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/25/16/3238170/gerhana-bulan-sebagian-langka-akan-terjadi-28-agustus-bisa-dilihat-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2026/08/25/16/3238170/gerhana-bulan-sebagian-langka-akan-terjadi-28-agustus-bisa-dilihat-di-indonesia</guid><pubDate>Selasa 25 Agustus 2026 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/08/25/16/3238170/foto_gerhana_bulan_sebagian_yang_diambil_di_vallejos_malaga_spanyol_selatan_pada_7_september_2025-UrDB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto gerhana bulan sebagian yang diambil di Vallejos, M&amp;aacute;laga, Spanyol selatan, pada 7 September 2025.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/08/25/16/3238170/foto_gerhana_bulan_sebagian_yang_diambil_di_vallejos_malaga_spanyol_selatan_pada_7_september_2025-UrDB_large.jpg</image><title>Foto gerhana bulan sebagian yang diambil di Vallejos, M&amp;aacute;laga, Spanyol selatan, pada 7 September 2025.</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sejumlah wilayah di dunia akan dapat menyaksikan gerhana Bulan hampir penuh, saat bayangan Bumi sesaat menyelimuti Bulan. Hampir seluruh permukaan Bulan, tepatnya 96 persen, akan tertutup bayangan pada Kamis (27/8/2026) malam hingga Jumat (28/8/2026), menjadikan fenomena ini gerhana sebagian yang sangat signifikan.&#13;
&#13;
Gerhana Bulan ini terjadi dua pekan setelah gerhana Matahari total melintasi wilayah Greenland, Islandia, dan Spanyol.&#13;
&#13;
Gerhana selalu terjadi berpasangan karena Matahari, Bulan, dan Bumi sejajar dengan sangat tepat sehingga yang satu mengaburkan yang lain. Hal ini karena Bulan 400 kali lebih kecil dari Matahari, yang jaraknya 400 kali lebih jauh, sehingga membuat Bulan tampak berukuran sama &amp;ndash; suatu kebetulan kosmik dan anugerah dari alam semesta.&#13;
&#13;
Gerhana Bulan mendatang akan dapat terlihat oleh miliaran orang di Amerika Utara dan Selatan, Eropa, Afrika, dan Timur Tengah, asalkan langit cerah. Gerhana Bulan ini mungkin juga dapat disaksikan oleh Hathaway dan sembilan orang lainnya yang sedang berada di luar Bumi&amp;mdash;tujuh astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional dan tiga orang di pos orbit milik China.&#13;
&#13;
Dalam peristiwa ini, Bumi akan melintas di antara Bulan dan Matahari, sehingga menjatuhkan bayangan berwarna jingga kemerahan pada tetangga terdekat kita tersebut. Karena ini merupakan gerhana sebagian, posisi kesejajaran benda-benda langit tersebut tidak akan sempurna dan tidak akan menghasilkan fenomena blood moon atau bulan merah darah yang utuh.&#13;
&#13;
Fenomena ini disebut sebagai Sturgeon Moon di beberapa daerah seperti Inggris.&#13;
&#13;
Fase gerhana sebagian akan berlangsung selama lebih dari tiga jam. Namun, keseluruhan proses gerhana&amp;mdash;mulai saat Bulan purnama memasuki tepian terluar bayangan Bumi yang paling samar hingga saat ia keluar darinya&amp;mdash;akan memakan waktu 5,5 jam.&#13;
&#13;
Hampir 1 miliar orang di Amerika Serikat, Kanada, serta Amerika Tengah dan Selatan akan mendapatkan pemandangan terbaik untuk menyaksikan seluruh rangkaian gerhana. Lebih dari 3 miliar akan berada di posisi yang memungkinkan mereka menyaksikan setidaknya sebagian dari fenomena ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sayangnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gerhana Bulan ini tidak dapat disaksikan dari Indonesia.&#13;
&#13;
Di Eropa, Afrika, dan Timur Tengah, Bulan yang sedang mengalami gerhana akan terbenam, sehingga durasi pengamatan menjadi lebih singkat. Sementara itu, Bulan akan terbit di Hawaii, yang berarti wilayah Pasifik bagian timur serta wilayah barat laut Amerika Serikat dan Kanada baru akan mulai dapat menyaksikannya setelah proses gerhana berjalan.&#13;
&#13;
Ini adalah gerhana Bulan kedua dan gerhana keempat secara keseluruhan pada tahun ini. Gerhana Bulan total sebelumnya telah menghiasi langit di wilayah Amerika, Australia, dan Asia Timur pada bulan Maret lalu.&#13;
&#13;
Gerhana Bulan total berikutnya baru akan terjadi pada Malam Tahun Baru 2028, dengan Asia dan Australia sebagai wilayah utama penyaksiannya. Selain itu, para pengamat bintang di seluruh Amerika Utara dan Selatan harus menunggu hingga tahun 2029 untuk dapat kembali menyaksikan gerhana Bulan total.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sejumlah wilayah di dunia akan dapat menyaksikan gerhana Bulan hampir penuh, saat bayangan Bumi sesaat menyelimuti Bulan. Hampir seluruh permukaan Bulan, tepatnya 96 persen, akan tertutup bayangan pada Kamis (27/8/2026) malam hingga Jumat (28/8/2026), menjadikan fenomena ini gerhana sebagian yang sangat signifikan.&#13;
&#13;
Gerhana Bulan ini terjadi dua pekan setelah gerhana Matahari total melintasi wilayah Greenland, Islandia, dan Spanyol.&#13;
&#13;
Gerhana selalu terjadi berpasangan karena Matahari, Bulan, dan Bumi sejajar dengan sangat tepat sehingga yang satu mengaburkan yang lain. Hal ini karena Bulan 400 kali lebih kecil dari Matahari, yang jaraknya 400 kali lebih jauh, sehingga membuat Bulan tampak berukuran sama &amp;ndash; suatu kebetulan kosmik dan anugerah dari alam semesta.&#13;
&#13;
Gerhana Bulan mendatang akan dapat terlihat oleh miliaran orang di Amerika Utara dan Selatan, Eropa, Afrika, dan Timur Tengah, asalkan langit cerah. Gerhana Bulan ini mungkin juga dapat disaksikan oleh Hathaway dan sembilan orang lainnya yang sedang berada di luar Bumi&amp;mdash;tujuh astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional dan tiga orang di pos orbit milik China.&#13;
&#13;
Dalam peristiwa ini, Bumi akan melintas di antara Bulan dan Matahari, sehingga menjatuhkan bayangan berwarna jingga kemerahan pada tetangga terdekat kita tersebut. Karena ini merupakan gerhana sebagian, posisi kesejajaran benda-benda langit tersebut tidak akan sempurna dan tidak akan menghasilkan fenomena blood moon atau bulan merah darah yang utuh.&#13;
&#13;
Fenomena ini disebut sebagai Sturgeon Moon di beberapa daerah seperti Inggris.&#13;
&#13;
Fase gerhana sebagian akan berlangsung selama lebih dari tiga jam. Namun, keseluruhan proses gerhana&amp;mdash;mulai saat Bulan purnama memasuki tepian terluar bayangan Bumi yang paling samar hingga saat ia keluar darinya&amp;mdash;akan memakan waktu 5,5 jam.&#13;
&#13;
Hampir 1 miliar orang di Amerika Serikat, Kanada, serta Amerika Tengah dan Selatan akan mendapatkan pemandangan terbaik untuk menyaksikan seluruh rangkaian gerhana. Lebih dari 3 miliar akan berada di posisi yang memungkinkan mereka menyaksikan setidaknya sebagian dari fenomena ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sayangnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gerhana Bulan ini tidak dapat disaksikan dari Indonesia.&#13;
&#13;
Di Eropa, Afrika, dan Timur Tengah, Bulan yang sedang mengalami gerhana akan terbenam, sehingga durasi pengamatan menjadi lebih singkat. Sementara itu, Bulan akan terbit di Hawaii, yang berarti wilayah Pasifik bagian timur serta wilayah barat laut Amerika Serikat dan Kanada baru akan mulai dapat menyaksikannya setelah proses gerhana berjalan.&#13;
&#13;
Ini adalah gerhana Bulan kedua dan gerhana keempat secara keseluruhan pada tahun ini. Gerhana Bulan total sebelumnya telah menghiasi langit di wilayah Amerika, Australia, dan Asia Timur pada bulan Maret lalu.&#13;
&#13;
Gerhana Bulan total berikutnya baru akan terjadi pada Malam Tahun Baru 2028, dengan Asia dan Australia sebagai wilayah utama penyaksiannya. Selain itu, para pengamat bintang di seluruh Amerika Utara dan Selatan harus menunggu hingga tahun 2029 untuk dapat kembali menyaksikan gerhana Bulan total.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
